Wondama, Reportase Papua.com – Pemda kabupaten Teluk Wondama miliki ruang isolasi bagi orang Tanpa gejala (OTG) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) ruang siloasi tersebut tentunya bagian dari upaya dan persiapan pemerintah kabupaten teluk Wondama dalam pencegahan penyebaran pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). ruang isolasi tersebut telah difungsikan mulai saat ini.

Dijamin memenuhi syarat digunakan sebagai ruang isolasi sebab memiliki 16 ruang masing-masing ruang memiliki 4 bet dan 1 toilet didalam dilengkapi 1 unit AC. Ruang isolasi tersebut yakni gedung diklat milik Badan kepegawaian Daerah dan Sumber Daya Manusia kabupaten Teluk Wondama (BKDSDM).

Selain ruang untuk pasien OTG dan ODP ruang yang sama kapasitasnya ditempati oleh 18 tenaga medis 2 diantaranya dokter dan 16 lainnya perawat. Tehitung sejak ruang isolasi mulai difungsikan hari itu pula 18 tenaga medis mulai mengisolasi diri di ruang-ruang yang sudah disediakan.
Dokter Yoce Kurniawan juru bicara tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Teluk Wondama katakan bagi masyarakat yang memiliki kawasan terdekat gedung yang dijadikan ruang isolasi itu akan mendapat vitamin rutin dan penyemprotan deseinfektan 2 kali dalam 1 minggu. Sementara ruang isolasi tersebut dipergunakan untuk pelaku perjalanan dari daerah transmisi local ke Wondama dan OTG.

“Ruang isolasi ada 16 ruang masing-masing diisi 4 bet 1 kamar mandi dan ruangan ful AC jadi total semua da 64 bet. Begitu juga dengan tenaga medis gedung yang sama kapasitasnya namun terpisah kurang lebih 10 meter dari ruang isolasi OTG dan ODP sebanyak 18 tenaga medis di tempatkan disana dua diantaranya dokter dan 16 lainnya adalah perawat,” tutur Yoce.
Selain ruang isolasi Yoce juga menjelaskan tersedia juga ruang ganti dan alur keluar masuk tenaga medis didesain khsusus sehingga tak mengganggu orang yang sedang melakukan isolasi tetapi juga melindungi tenaga medis itu sendiri.

“kami punya ruang ganti pakaian alat pelengkapan diri (ADP) mulai masuk menggunakan ADP dan setelah melakukan pemeriksaan dan pelepasan APD diruang ganti yang memiliki fentilator langsung ke udara bebas,” tutur Yoce sembari mengingatkan agar pelaku perjalana dari daerah transmisi local harus loyal melaporkan diri ke tim gugus dengan surat-surat yang lengkap agar dapat ditangani namun jika tidak loyal dan tim gugus tugas yang mendapat informasi makan akan di jemput paksa agar menjalani isolasi di ruang yang sudah disediakan sehingga tidak mewabah kemana-mana.

Kawasan isolasi itupun dilengkapi dengan tim pengamanan anggota TNI dan Polri yakni TNI sebanyak 4 orang dan Polri sebanyak 4 orang agar dapat melakukan sit atai pergantian piket menjaga kawasan termasuk 8 anggota tersebut ikut diisolasi di pos yang sudah disediakan.(solfi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here