Wakapolda Papua Hadiri Rakor Kesiapan Pelaksanaan PON XX dan PEPARNAS XVI Tahun 2021 di Papua

0
27

JAYAPURA, REPORTASEPAPUA – Rapat Koordinasi Kesiapan Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Tahun 2021 Papua oleh Tim Monitoring Kemendagri RI Bersama Pemerintah Provinsi Papua  dipimpin langsung oleh Sekda Provinsi Papua Dance Yulian Flassy, SE., M.Si didampingi Ketua DPR Provinsi Papua Jhony Banua Rouw, SE dan Irjen Kemendagri RI Dr. Tumpak Haposan Simanjuntak, MA, CRGP, QGIA, CFrA, CGCAE, berlangsung di  Aula Sasana Karya Kantor Gubernur Provinsi Papua, Rabu (9/6/2021).

Kegiatan dihadiri oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI Dr. Mochamad Ardian Noervianto, M.Si, Staf Itjen Kemendagri RI Gilang Endah Permatasar, Danlantamal X Jayapura Laksma TNI Yeheskiel Katiandago SE., MM., MH, Danlanud Silas Papare Marsma TNI Dr. Budi Achmadi, M.Sc, Wakapolda Papua Brigjen Dr. Eko Rudi Sudarto, S.IK., M.Si, Irdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Wachid Aprilianto, Kabagdukops Binda Papua Kolonel INF. rahmad pudji, Pamen Ahli Bidang Sishaneg Pangdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf. M. Asmi, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Willem Wandik, S.Sos, Wakil Kepala Pengadilan Tinggi Provinsi Papua Suwidya, Wakil Bupati Kabupaten Jayapura Giri Wijayanto, Ketua Harian PB Peparnas XVI Papua/ Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Papua Doren Wakerwa, SH, Ketua Bidang I PB PON Dr. Yusuf Yambe Yabdi, ST., MT, Sektretaris Sub PB PON Kota Jayapura/Kepala BKPP Kota Jayapura Robert Betaubun, S.Pd., MM, perwakilan Kajati Provinsi Papua Bambang H dan Para Kepala SKPD Provinsi Papua.

Sekda Provinsi Papua yang mengatakan, kedatangan tamu dari Pusat yaitu rombongan Tim Monitoring Kemendagri RI untuk bersama – sama membahas kesiapan Pelaksanaan PON XX dan PEPARNAS XVI. pertemuan-pertemuan seperti ini harus terus dilakukan dalam rangka 100 hari kedepan pada penyelenggaran PON yang sudah berada di depan mata.

“Kita mempertaruhkan harga diri bangsa dan Negara dalam rangka penyelenggaraan PON di Papua, Gubernur Papua berkomitmen bahwa pelaksanaan PON XX di Papua pada tahun ini harus berjalan dengan sukses, ini sangat luar biasa, penyelenggaraan PON ini harus berhasil. Kita telah menerima kunjungan dari Tim Kemendagri terkait monitoring dan evaluasi kesiapan Pemerintah Daerah dalam rangka Penyelenggaraan PON dan Peparnas oleh karenanya kita terus melakukan komunikasi,” jelas Sekda Prov. Papua.

Ditambahkan, terkait perkembangan Covid – 19, laporan dari Dinkes Provinsi Papua, presentase Kasus Covid – 19 sudah mendekati angka 0 %, sehingga harus siap melaksanakan PON di Papua, namun protokol kesehatan harus tetap dijalankan. Saya berharap atas nama Gubernur Papua, mari kita terus membangun komunikasi dan bersinergi agar PON XX Papua bisa sukses, kita terus memantau dan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat.

Selanjutnya dijelaskan oleh Irjen Kemendagri RI yang mengatakan, dalam rangka menindaklanjuti Inpres No. 1 Tahun 2020 tentang percepatan dukungan PON XX dan PEPARNAS XVI di Papua, Kemendagri membentuk tim Monev yang diketuai Stafsus Mendagri Kastorius Sinaga, permohonan maaf dari beliau karena beliau sedang menyampaikan materi webinar di Jakarta. Diinstruksikan kepada para pihak mengambil langkah sesuai tugas fungsi, mempercepat dukungan pelaksanaan PON XX dan PEPARNAS XVI Papua dan berharap seluruh para pihak dari PB PON dan Sub PB PON sampai pada bidang harus terintegrasi, tidak ada yang saling menonjolkan peran masing-masing.

“Secara khusus, instruksi Mendagri RI yaitu tim monev ini untuk memfasilitasi dukungan kepada Pemda Papua, sinkronisasi dan harmonisasi terkait anggaran daerah. Oleh karena itu di dalam Kegiatan Monev ini kami mengucapkan terima kasih atas masukan bapak Sekda Papua dan jajaran terkait dengan persiapan, tugas kami yaitu memfasilitasi percepatan kesiapan pelaksanaan PON sesuai tugas Kemendagri,” ucap Irjen Kemendagri RI.

Irjen Kemendagri RI menambahakn, dalam konteks itu tim monev baru kali ini terbentuk dan terlibat secara langsung. Kami sudah memperoleh informasi terkait kesiapan PON XX di Papua. Pada tanggal 04 Juni lalu kami sudah melakukan rapat dengan Ketua KONI Pusat dan Kemenpora, kami mengumpulkan informasi sebelum tim turun ke Papua, dari hasil analisis dan evaluasi, berbagai info saat itu ada 2 aspek yang masih perlu dipercepat, pertama dari sisi venue dan masalah lain termasuk koordinasi kelembagaan SDM terkait sarana prasarana Pembiayaan.

Untuk itu kesimpulan tim monev kemendagri yaitu harus adanya kepercayaan dan keterbukaan, instrumen ini menunjukan bahwa bangsa ini meyakinakan Papua ini mampu dalam menyukseskan PON XX dan PEPARNAS XVI Papua.

Selain itu, Kasubdit Bina Keuangan Daerah dalam kesempatannya mengatakan, kami telah mengirim surat kepada Seluruh Gubernur yang ada di 33 Provinsi di Indonesia, untuk mendukung penganggaran para atlit dan official pada pelaksanaan PON XX dan PEPARNAS XVI di Papua. Segala bentuk permasalahan kuncinya adalah koordinasi dan keterbukaan apalagi jika dikaitkan dengan penganggaran, yang jadi masalah pasti bisa diselesaikan. Terlebih lagi ada asistensi dari Inspektorat, BPKP perwakilan, terkait Pendanaan yang bersifat internal ini bisa diselesaikan.

Ketua DPR Papua dalam kesempatannya mengatakan, PON dan PEPARNAS ini event yang besar, semakin ringan kalau kita sama-sama saling mengisi, koordinasi yang baik tentunya semua akan sukses. Saya melihat sampai saat ini komunikasi kita yang belum berjalan dengan baik. Tidak pernah mensosialisasikan dengan dinas terkait maupun Forkopimda. Kita harus agendakan pertemuan rutin karena mengingat waktu kita sudah sangat terbatas. Pesan saya tetapkan jadwal pertemuan rutin untuk lakukan evaluasi mana yang belum sehingga kita saling mengisi.

Selanjutnya Penyampaian Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Provinsi Papua yang mengatakan, kegiatan PEPRANAS, ini sejarah baru 2 event dilaksanakan di Papua berturut – turut, karena pada 4 Tahun sebelumnya dilaksanakan di beda tempat.

Selain itu juga, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Willem Wandik mengatakan, Bulan Oktober tentunya merupakan bulan bersejarah di Indonesia yaitu pada tanggal 28 Oktober adalah moment penting menyatukan semangat bertanah air yaitu sumpah pemuda. Tentunya dengan bertepatan pada bulan tersebut dapat membangkitkan gelora semangat kita dalam menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional dan juga Peparnas di Provinsi Papua.

“PON XX Papua tahun 2021 ini memberikan dampak positif bagi orang asli Papua, membangkitkan kembali orang asli Papua untuk berbenah diri menyatukan semangat dengan berbagai situasi dan kondisi yang kita hadapi, tentunya bulan oktober ini momentum penting kita bisa menduduki prestasi baru di Tanah Papua,” pungkas Wakil Ketua Komisi V DPR RI.

 

“Papua menjadi tuan rumah pelaksanaan PON XX dan disambut dengan dukungan luar biasa oleh masyarakat diseluruh tanah air Indonesia. Evaluasi dan monitoring terbuka seperti ini harus biasa dilakukan, untuk menemukan solusi jalan keluar dalam rangka mempercepat kesiapan menjelang pelaksanaan PON, karena waktu sudah sangat dekat sekali, tentunya tidak ada kata terlambat,” tambah Ketua Komisi V DPR RI.

Diakhir penyampaiannya Ketua Komisi V DPR RI mengatakan, tentunya kami juga berjuang meyakinkan Pemerintah Pusat bahwa jangan ragu dengan Papua, Papua bisa jadi tuan rumah PON, dan tentu dengan kerja sama antara Pemerintah Pusat dan Pemda Papua akan menjadi momentum penting bagi tanah Papua dimana PON ini bisa sukses, walaupun sampai hari ini kita masih diberikan tantangan suka maupun duka.

Diakhir kegiatan Sekda Provinsi Papua mengucapkan terima kasih atas arahan – arahan dari Irjen Kemendagri RI dan Dirjen Keuda Kemendagri RI, tentunya kami Pemerintah Provinsi Papua akan terus melakukan koordinasi dan meminta arahan dengan Pemerintah Pusat demi keberhasilan pelaksanaan PON XX dan PEPARNAS XVI di Papua.

“Salam hormat kami buat Bapak Mendagri atas Perhatiannya terhadap kita di Papua sangat memberikan perhatian terhadap kami orang Papua. Intinya adalah kita mau PON dan PEPARNAS ini berjalan dengan lancar dan sukses, yang terakhir kami menyampaikan terima kasih atas kebersamaan para Forkopimda Papua, Sub PB PON, para Bupati, dan Para SKPD yang sudah hadir dalam rapat ini dengan harapan kita lakukan terus koordinasi,” tutup Sekda Provinsi Papua. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here