JAYAPURA, Reportasepapua.com – Tokoh masyarakat Papua,Thaha Al Hamid mengatakan dalam menghadapi wabah corona saat ini pilihan terbaik hanya satu yaitu tetap tinggal dirumah dan jangan melakukan kegiatan di luar rumah apabila tidak mendesak.

Ia menyampaikan, pemerintah telah menghimbau dan telah meliburkan dan menghentikan kegiatan kantor serta sekolah.

“Jadi sekarang ini kita patuh dengan tetap tinggal dirumah untuk memutus rantai Covid-19,” ucap Taha.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara kepulauan. Pulau Papua yang terdiri dari Provinsi Papua dan Papua Barat ini sebuah bentangan yang harus dihindari transmisi lokal.

Pemerintah telah membatasi akses keluar dan masuk masyarakat ke Papua dan itu hal yang tepat. “Tapi bagaimana dengan transmisi lokal ini harus dihindari dengan tinggal dirumah tidak boleh beralasan ingin olahraga atau jalan-jalan semua harus berhenti dan tetap dirumah” tulisnya.

“Tidak salah jika aparat dalam hal ini polisi melarang masyarakat karena mereka mempunyai kewenangan dan tanggungjawab,” tambahnya.

Papua relatif punya keterbatasan sisi ketersediaan sarana dan prasarana. Jadi ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas diluar rumah terlebih ini bulan puasa.

Berkaitan dengan tradisi sebagian besar umat muslim di Indonesia yang melakukan mudik setiap menjelang hari raya Idul Fitri, sesuai anjuran pemerintah dan sangat masuk akal sekali bahwa hal tersebut berbahaya dan berpotensi terjadinya penyebaran virus corona.

“Mari kita pahami dan taati dengan tidak mudik tahun ini, jika situasi sudah membaik maka kita bisa mudik kembali maka sekarang ini ada baiknya untuk tetap dirumah,” imbuhnya.

Bukan sekedar himbauan pemerintah tetapi juga keharusan umat muslim. Juga untuk umat nasrani mari bersama ikut memutus rantai penyebaran virus corona. (Ananda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here