Tahun 2019, Kasus Curamor Mendominasi di Papua

JAYAPURA, Reportasepapua.com – Polda Papua telah merilis kasus tindak pidana yang ditangani oleh seluruh Polres jajaran di Provinsi Papua pada tahun 2019 ini.

Kasus paling menonjol pada tahun 2019 ini adalah kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) khususnya roda dua.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw merincikan, sepanjang tahun 2019 ini terdapat 1.667 kasus curanmor yang ditangani oleh pihaknya.

Jika dibandingkan dengan Tahun 2018 sebanyak 1.357 kasus pada tahun 2019 terjadi peningkatan sebanyak 310 atau 23%.

“Sementara untuk penyelesaian kasus Tahun 2019 sebanyak 596 kasus, dibandingkan dengan Tahun 2018 527 kasus mengalami peningkatan sebanyak 69 kasus atau 13,09%” katanya dalam Refleksi Akhir Tahun yang dilaksanakan di Aula Rastra Samara Polda Papua, Sabtu (28/12).

Sementara itu, untuk kasus penganiayaan dengan pemberatan pada tahun 2019 ini mengalami penurunan dengan jumlah 65 kasus.

“Jika dibandingkan dengan Tahun 2018 sebanyak 215 kasus berarti Tahun 2019 terjadi penurunan sebanyak 150 kasus atau -70 persen. Sementara untuk penyelesaian kasus Tahun 2019 sebanyak 41 kasus, dibandingkan dengan Tahun 2018 sebanyak 113 kasus mengalami penurunan sebanyak -73 kasus atau -64%” tuturnya.

Kasus Pencurian Berat selama Tahun 2019 terjadi sebanyak  497 kasus jika dibandingkan dengan Tahun 2018 sebanyak 201 kasus berarti Tahun 2019 terjadi peningkatan sebanyak 296  kasus  atau  147,26%. Sementara   untuk penyelesaian kasus Tahun 2019 sebanyak 269 kasus, dibandingkan dengan Tahun 2018 sebanyak 97 kasus mengalami peningkatan sebanyak 172 kasus atau 177,31%.

Kejahatan Trans Nasional selama Tahun 2019 terjadi sebanyak 275 kasus jika dibandingkan dengan Tahun 2018 sebanyak 256 kasus berarti Tahun 2019 terjadi peningkatan sebanyak 19 kasus atau 7,42%. Ada  2 kasus kejahatan trans nasional menonjol yang tangani Polda Papua yakni Cyber Crime dan Narkoba.

Kejahatan kekayaan Negara selama Tahun  2019  terjadi  sebanyak 91  kasus  jika dibandingkan dengan Tahun 2018 sebanyak 101 kasus berarti terjadi penurunan sebanyak –10 kasus atau -10%.

“Ada  4 kasus kejahatan Kekayaan Negara menonjol yang tangani Polda Papua yakni Illegal Logging, Illegal Fishing, Money Laundering dan Korupsi. Selama Tahun  2019 Polda Papua telah berhasil menyelamatkan uang Negara sebesar Rp 7,260,639,511,-. Kejahatan Berimplikasi Kontijensi selama Tahun 2019 terjadi sebanyak 87 konflik jika dibandingkan dengan Tahun 2018 sebanyak 120 konflik berarti terjadi penurunan sebanyak  -33 konflik atau -27,5 %. Salah satu kejadian yang menonjol yang terjadi yakni kasus Pengrusakan dan Penganiayaan  oleh Ustadz Jafar Umar Thalib bersama santrinya yang terjadi pada hari Rabu tanggal 27 Februari 2019” pungkasnya. (yurie)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook=”tagdiv” twitter=”tagdivofficial” youtube=”tagdiv” style=”style8 td-social-boxed td-social-font-icons” tdc_css=”eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9″ custom_title=”Stay Connected” block_template_id=”td_block_template_8″ f_header_font_family=”712″ f_header_font_transform=”uppercase” f_header_font_weight=”500″ f_header_font_size=”17″ border_color=”#dd3333″]
- Advertisement -

Latest Articles