Sasana Tinju Okaba Merauke minta Pengda PERTINA adakan Kejuaraan Tinju

Merauke, reportasepapua.com – Olahraga Tinju Dipapua Mengalami Penurunan Prestasi Saat Ini, Seperti Dikatahui Beberapa Tahin Yang Lalu Atlit-Atlit Tinju Papua Banyak Meraih Prestasi Diberbagai Ivent Nasional Dan Internasional. Olahraga tinju dipapua harus bangkit dengan pembinaan yang berpola dan mengikuti kejuaraan nasional dan internasional diharapkan para atlit-atlit tinju papua kembali meraih prestasi menjuarai event nasional maupun internasional tersebut.

Seperti Atlit-Atlit Tinju Sasana Okaba Merauke yang Terus Berlatih, Dikatakan Pelatih Tinju Asal Merauke Penina Nanlohi,  Yang Sudah Memiliki Lisensi Tingkat Asia ini bahwa Mereka Tidak Menunggu Ada Atau Tidaknya event Turnament Yang Diselenggarakan.

“Mereka terus berlatih bersemangat mengasah kemampuan para atlit karena Seperti diketahui tahun 2020 mendatang provinsi papua akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan pon ke 20, pelatih tinju wanita asal merauke penina nanlohi menyampaikan kesiapan para atlit dan tempat penyelenggaraan sudah harus di persiapkan jauh hari sebelumnya agar penyelenggaraannya bisa sukses,” ucapnya.

Penina Nanlohi Menambahkan Sudah Banyak Prestasi Baik Turnament Nasional Dan Internasional Yang Ikuti, Petinju Asal Sasana Okaba Merauke Agustinus Logo, Maria Gebze, Dominikus Kamawawi,Tofan Faransa Asal Jayapura Mewakili Provinsi Papua Baru-Baru Ini Meraih Prestasi, Pada Turnamen Tinju Kapolri Cup Ii Bulan Juli Lalu Yang Diselenggarakan Di Kota Manado Diikuti Oleh Negara 10 Negara Antara Lain Malaysia, Singapura, filipina, thailand, vietnam, jepang, srilanka, australia, china taipei, dan jordania. Sementara dari dalam negeri 20 provinsi ikut berpartisipasi, dengan total petinju yang akan bertanding lebih dari 200 petinju.

Pelatih sasana tinju okaba asal merauke penina nanlohi berharap pengurus daerah pertina kabupaten merauke dan koni cabang merauke mengadakan kompetisi atau turnament tinju agar para altit tidak merasa jenuh dan bosan berlatih. Sebagai ajang mengukur kemampuan dan mengevaluasi atlit sudah sampai dimana kemampuan mereka dalam berlatih. Hal itu dirasa perlu demi menhadapi pon 2020 mendatang di provinsi papua. (irwan/merauke)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook=”tagdiv” twitter=”tagdivofficial” youtube=”tagdiv” style=”style8 td-social-boxed td-social-font-icons” tdc_css=”eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9″ custom_title=”Stay Connected” block_template_id=”td_block_template_8″ f_header_font_family=”712″ f_header_font_transform=”uppercase” f_header_font_weight=”500″ f_header_font_size=”17″ border_color=”#dd3333″]
- Advertisement -

Latest Articles