Minggu, September 26, 2021

Potensi Perikanan di Papua Dinilai Sudah Maksimal

Jayapura, reportasepapua.com – Anggota Komisi II DPR Papua bidang Perikanan dan Perekonomian Mustakim HR menilai potensi perikanan sudah maksimal. Tinggal kebutuhan nelayan yang harus ditingkatkan. 

Bahkan kata Mustakim, tanah Papua memiliki potensi alam yang sangat melimpah, salah satunya berasal dari sektor perikanan laut. 

Menurut Politisi Partai Demokrat itu,  ika potensi itu digarap dengan baik, maka tidak menutup kemungkinan akan meningkatkan perekonomian masyarakat. 

“Untuk tahun kemarin Pemerintah Provinsi Papua sudah maksimal dalam mengelola sektor perikanan, lewat program bantuan berupa alat tangkap seperti kapal, jaring dan lainnya. Jadi 

Kalau potensi perikanan sudah maksimal, kata Mustakim HR saat ditemui wartawan di kantor DPR Papua, Selasa (15/1/19) kemarin.

Sehingga lanjutnya, untuk tahun ini pemerintah tinggal meningkatkan bantuan alat tangkap kepada nelayan.

“Entah itu kapal bermuatan kecil atau besar, jaring dan sebagainya,” imbuhnya. 

Dikatakan, untuk pemasaran ikan laut tidak ada masalah, hanya stok ikan yang kurang. 

“Tapi selama ini saya lihat pemasaran ikan laut ke luar terus berjalan dan kebutuhan lokal kita sangat cukup.

Hanya saja, sambungnya,  untuk kebutuhan PON XX Papua, masih butuh stok cadangan dan mulai hari ini harus direncanakan. (Tiara). 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook=”tagdiv” twitter=”tagdivofficial” youtube=”tagdiv” style=”style8 td-social-boxed td-social-font-icons” tdc_css=”eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9″ custom_title=”Stay Connected” block_template_id=”td_block_template_8″ f_header_font_family=”712″ f_header_font_transform=”uppercase” f_header_font_weight=”500″ f_header_font_size=”17″ border_color=”#dd3333″]
- Advertisement -

Latest Articles