Perusahaan Daerah dan Angkasa Pura Akan Bersinergi Soal Pungutan Pajak

SENTANI, Reportasepapuua.com – Pemerintah Kabupaten Jayapura secara intens bangun Komunikasi dengan pihak Angkasa Pura I (AP I) sebagai pengelola Bandar Udara Sentani, khususnya soal pungutan pajak dan perekrutan karyawan asli Orang Papua.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si., mengatakan Angkasa Pura I sebagai pengelola pada bandara Sentani saat ini sedang didorong untuk bersinergi dengan Perusahaan Daerah (Perusda), termasuk Dinas Pendapatan Daerah.

“Ini untuk pajak dan retribusi, karena pajak dan retribusi ini sudah dalam pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sejak bulan juli lalu KPK sudah datang dan berkoordinasi,”ungkapnya, kepada wartawan usai rapat koordinasi pelaksanaan kerjasama di kawasan bandara, bersama Pemerintah Daerah bersama PT. Angkasa Pura I. di aula lantai I Kantor Bupati, Selasa (21/01).

Mathius menambahkan, Pemerintah Kabupaten Jayapura soal pungutan pajak di bandara Sentani juga merupakan instruksi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan wajib dilaksanakan. Soal pungutan ajak dimaksud pihak Angkasa Pura dan Pemerintah Daerah telah berkoordinasi.

“Mereka telah lakukan pertemuan dari staf bandara dan staf disini untuk pastikan beberapa hal yang bisa dipungut pajak , dan itu semua tidak ada Masalah. Tinggal kapan diberlakukan saja,”ucap, Mathius.

Kata, Mathius, hubungan kerjasama yang dibangun AP I sebagai Badan Usaha milik Negara bersama Perusda sebagai perusahaan milik Pemerintah Daerah semata-mata untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, termasuk penerimaan pegawai di bandara Sentani.

Sementara itu pelaksana tugas sementara (PTS) General Manager (GM) Bandara Sentani Jayapura, Widyo Praptono menuturkan untuk tahun ini sejumlah pekerjaan akan difokuskan pada pengembangan terminal bandara, pengembangan area parkir kendaraan, juga rekonstruksi taxiway.

“Termasuk juga beautifikasi terminal, yang kita upayakan bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam hal ini dinas pariwisata terkait model apa yang nampak di bandara Sentani Papua, seperti ornamen corak khas Papua di Bandara”ungkapnya.

Katanya, model yang dimaksud seperti patung dan simbol mencerminkan kekhasan daerah, jadi kiranya perlu mendapatkan masukan dari dinas pariwisata Provinsi Papua maupun kabupaten Jayapura, dengan begitu tamu yang datang bisa secara langsung mengenal.

Menyinggung soal perekrutan pegawai yang akan dipekerjakan pada AP I khususnya bagi putra-putri asli Papua, Widyo menyampaikan sedang dalam proses perekrutan, termasuk bagi tenaga honorer di Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sentani di bawah kementrian perhubungan secara menyeluruh akan direkrut menjadi karyawan anak perusahaan AP I Support.

“Dan juga baik itu tenaga outsourcing yang dari security atau Avsec maupun tenaga outsourcing yang saat ini bekerja sebagai cleaning servis. Semuanya tanpa terkecuali akan menjadi karyawan pada PT. Angkasa Pura I support sebagai anak perusahaan PT. Angkasa Pura I,”pungkasnya.(yurie)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,038FansSuka
2,810PengikutMengikuti
17,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles