Wondama, Reportase Papua.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung (DPMPK) Pemkab Teluk Wondama , Provinsi Papua Barat, Terus berupaya agar penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dalam skema Bantuan Langsung Tunai (BLT) benar-benar tersalurkan kepada masyarakat terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Penyaluran Bansos BLT ini sangat dinanti-nantikan oleh seluruh masyarakat terutama mereka yang benar-benar kehilangan pekerjaan akibat Covid-19.

Bagi DPMPK bagaimana dapat menyalurkan Bansos BLT sesuai dengan waktu yang diharapkan masyarakat sesuai instruksi Presiden kuncinya adalah percepatan laporan pertanggungjawaban penyaluran BLT tahap pertama yaitu bulan April agar penyaluran tahap 2 Bulan Mei berjalan lancar serta transparansi penyalurannya. Dengan adanya transparansi masyarakat dapat ikut mengawasi penerima Bansos BLT maupun BPNT dan bantuan-bantuan lainnya.

Kepala DPMPK Pemkab Teluk Wondama Hendrik Rico Tetelepta meminta pemerintah distrik dan terutama pemerintah kampung membuka data penerima Bansos secara transparan.

“Nama-nama penerima Bansos BLT dibuka secara transparan buat baliho isi data nama-nama penerima BLT berapa jumlahnya anggaran yang sudah dibagikan berapa agar kita semua tahu,” ujar dia ketika damping penyaluran BLT di kampung Manopi Distrik Wasior, Kamis, (14/5).

Tetelepta melanjutkan, nama-nama penerima BLT termasuk data nama-nama yang sudah terima bantuan program pemerintah seperti PKH, BPNT dan lain-lain itu kemudian tempelakan di kantor-kantor kampung dan kelurahan.

“Harus transparan tempel di depan kantor kampung agar semua masyarakat tahu,hal ini juga dapat mencegah penerimaan bantuan yang tumpang tindi atau dobol,” Tambahnya.

Tetelepta bersama pemerintah tingkat distrik dan kampung langsung turun ke tiap-tiap rumah warga di kampung Ramiki, Dotir, Maimari dan Manopi guna memaksimalkan monitoring proses pendistribusian BLT
Dalam pendampingan sekaligus monitoring penyaluran BLT pada kesempatan itu Tetelepta berpesan agar dilakukan evaluasi data apabila masih ada warga yang belum terdaftar menjadi penerima BLT sesuai dengan ketentuan Kementrian Desa. (SR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here