Pemilu 2019, Polresta Jayapura Waspadai 4 Titik

0
421
Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas, SH., S.IK didampingi Kapolsek Abepura ketika memberikan keterangan pers.(foto : anto/reportasepapua.com

Jayapura, Reportasepapua.com – Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav R. Urbinas menyebutkan bahwa ada empat titik yang sangat rawan dalam pelakasanaan Pemilu dan Pilpres 2019 pada tanggal 17 April mendatang.

Keempat titik tersebut berada di daerah Bumi Perkemahan (Buper) Waena, Abe Gunung, Belakang Kantor Wali Kota Jayapura dan Lembah Bahari Dok V, Yapis.

Penetapan empat daerah tersebut sebagai titik rawan itu berdasarkan pengamalana dari Pilkada Kota Jayapura dan Pilkada Gubenur, beberapa waktu lalu.

“Untuk titik-titik yang kita nyatakan rawan itu ada empat titik yang akan tetap kita awasi. Sesuai dengan perkembangan kesiapan untuk Pemilu tahun ini dan pengalaman dari sebelumnya” kata Kapolres yang ditemui wartawan di sekitaran Distrik Abepura, Kota Jayapura, Senin (15/4).

Kapolres juga mengungkapkan bahwa untuk empat titik tersebut pihaknya yang di back up prajurit Kodim 1701/Jayapura akan melakukan penebalan pengamanan di daerah tersebut.

Untuk daerah yang lain, Kapolres mengatakan, pihaknya bersama prajurit Kodim 1701 akan tetap merespon bila mana ada daerah yang mengalami potensi ataupun peningkatan situasi.

Ditanyai soal upaya yang akan dilakukan personil gabungan untuk mengantisipasi mobilisasi masa yang berasal dari luar Kota Jayapura, Kapolres mengatakan, pihaknya akan tetap mengatisipasi hal tersebut.

“Jadi saya pikir yang akan kita antisipasi adalah hal-hal yang menonjol, kalau ada tampak mobilisasi masa yang tidak wajar perlu kita tanyakan disamping giat patroli kepolisian” jawabnya.

Dikatakannya, kalau sudah masuk di TPS berarti ada kepanjangan tangan dari Bawaslu Kota yang akan bisa mengoreksi akan hal itu. “Dan sudah dijelaskan bahwa yang bisa masuk adalah yang memiliki C6 dan yang pokok adalah e-KTP” tukasnya.

“KPPS dan Linmas kalau perlu bantuan kepolisian maka Kepolisian akan siap membantu dan di setiap TPS kan ada pengawas TPS juga jadi itu ranahnya Bawaslu yang bisa mengoreksi adanya temuan atau tidak. Namun secara kacamata Kepolisian apabila ada mobilisasi yang kelihatannya tidak wajar maka kita akan tetap lakukan razia dan melakukan pengecekan” pungkasnya. (yurie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here