NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo
Pegadaian Jayapura Targetkan 110 Ribu Orang jadi Nasabah Tabungan Emas – Reportase Papua

Pegadaian Jayapura Targetkan 110 Ribu Orang jadi Nasabah Tabungan Emas

banner 120x600

JAYAPURA, REPORTASEPAPUA.COM – Vice President PT Pegadaian (Persero) Area Jayapura, Sutrisno mengatakan, sampai akhir tahun 2019 menargetkan 110.000 orang menjadi nasabah Pegadaian untuk produk tabungan emas.

Untuk mendukung target tersebut, pihaknya melakukan literasi keuangan melalui pameran bertajuk “Pegadaian Vaganza, Noken (November Keren) Pembiayaan Pegadaian untuk Anda”, berlangsung selama tiga hari (21-23 November 2019) di Saga Mal Abepura.

PT Pegadaian (Persero) salah satu badan usaha milik negara kategori Industri Keuangan Non Bank (IKNB). Menurut Sutrisno, baru 50 persen masyarakat di Papua yang mengetahui Pegadaian dengan baik.

“Kalau untuk Jayapura sudah cukup bagus, tapi daerah kabupaten lainnya belum begitu bagus, karena memang Pegadaian belum hadir di semua kabupaten di Papua,” kata Sutrisno.

Selain literasi, Pegadaian juga ingin berbagi keceriaan bersama masyarakat melalui beragam program menarik. “Dalam kegiatan ini kami memberikan cash back, doorprize dan hadiah menarik lainnya. Cashback juga diberikan oleh mitra kerja yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu dealer Honda, Daihatsu dan Kawasaki,” jelas Sutrisno.

Agenda lainnya dalam kegiatan Pegadaian Vaganza, kata Sutrisno, adalah multi pembiayaan untuk emas yang dilelang dan barang Galeri24. Juga pembiayaan bagi masyarakat yang ingin kredit kendaraan bermotor.

Pegadaian, kata Sutrisno, bergerak di bidang pembiayaan kepemilikan logam mulia, pembiayaan untuk modal kerja, pembiayaan kepemilikan kendaraan bermotor baik roda dua atau empat, kendaraan baru atau lama. Pelayanan produk-produk tersebut juga dibuka di kegiatan itu selama tiga hari.

Sutrisno mengaku tak menargetkan seberapa besar transaksi selama pameran berlangsung. Pihaknya ingin menggairahkan kembali literasi kepada masyarakat, selain itu ada program akhir tahun yang harus dikeluarkan.

Seperti diketahui, literasi adalah suatu kemampuan seseorang untuk menggunakan potensi dan ketrampilan dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan aktivitas membaca dan menulis. (Ananda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *