NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo
Peduli Pendidikan Dansatgas Pamtas Jadi Guru – Reportase Papua

Peduli Pendidikan Dansatgas Pamtas Jadi Guru

banner 120x600

KEEROM, Reportasepapua.com – Prajurit TNI tidak hanya menjaga keutuhan NKRI, namun mereka juga peduli dengan dunia pendidikan. Seperti yang dilakukan oleh Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 509/Kostrad Letkol Inf Wira Muharrohmah, S.H.P.Sc.

Dimana kali ini Letkol Inf Wira Muharrohmah, S.H.P.Sc. Secara langsung datang dan membantu mengajar di perbatasan wilayah timur Republik Indonesia dengan Pupua Nugini (RI-PNG). Tepatnya di Sekolah Dasar (SD) YPK Pengharapan Forwasi Wallay, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua. Pada Kamis (16/1/2020).

Disela – sela kegiatan mengajar tersebut Dansatgas menuturkan bahwa dirinya terjun langsung untuk membantumengajar murid-murid SD tersebut.

“Hal tersebut merupakan wujud dari perhatiannya akan dunia pendidikan, dan melihat secara langsung kondisi siswa/i di sekolah tersebut, Kami juga mengamati bahwa salah satu kendala yang dihadapi sejumlah sekolah yang ada di perbatasan adalah kurangnya tenaga guru atau tenaga Pendidik, sehingga proses atau kegiatan pembelajaran terhambat. Bertolak pada hal tersebut diatas, saya berinisiatif untuk membantu pelaksanaan proses belajar mengajar di SD YPK Pengharapan Forwasi Wallay dengan terjun langsung sebagai tenaga pendidik,” Tambahnya.

Selanjutnya Dansatgas juga mengatakan bahwa beberapa prajurit dari Pos Kotis sudah membantu mengajar di sekolah tersebut sejak Senin pekan lalu dan sudah banyak hal yang diajarkan, mulai dari membaca, menulis dan berhitung, tidak lupa pula diajarkan materi tentang wawasan kebangsaan, yang diharapkan dapat diketahui sejak dini oleh para siswa-siswi di sekolah tersebut.

“Dalam materi wawasan kebangsaan yang diberikan, diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan saling peduli dalam hati peserta didik antara satu dengan yang lainnya sejak dini” Tutupnya. (Redaksi.adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *