Minggu, September 19, 2021

Peduli Gempa SULTENG, PT SEMUWA GRUP Salurkan Bantuan Sembako Ke Palu

JAYAPURA,reportasepapua.com – Bencana Gempa Bumi 7,6 SR dan Tsunami yang terjadi di wilayah Provinsi Sulawasi Tengah hingga memakan korban jiwa yang yang begitu banyak baik korban meninggal dunia, korban luka luka dan juga masih banyak korban jiwa yang hilang saat terjadinya gempa yang begitu dasyat tersebut yang terjadi pada hari jumat (28/9) yang lalu.

Hal ini Membuat seluruh pihak di seluruh Indonesia bahkan dunia ikut peduli untuk membantu korban jiwa yang mengalami musibah tersebut salah satunya PT Semuwa Dirgantara yang berada di sentani kabupaten jayapura yang menyalurkan bantuan sembako bagi para korban bencana gempa dan tsunami yang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Sulawesi Tengah tersebut.

Menurut Direktur PT. Semuwa Dirgantara, Wagus Hidayat di Jayapura, Selasa (16/10) Mengaku, dirinya ikut langsung untuk penyaluran bantuan di bandara Lanud Makassar, untuk dibawa langsung ke lokasi lokasi bencana, ungkap Hidayat.

Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian dari PT.Semuwa terhadap para korban yang terkena bencana, dan bantuan sembako ini langsung didistribusikan melalui jalur udara dengan menggunakan pesawat Hercules ke Lanud Makassar untuk kemudian dengan menggunakan empat truk diangkut menuju ke sejumlah lokasi bencana.

“Dengan menggunakan mobil dan kami langsung membawa bantuan tersebut dari makassar menuju Palu serta beberapa lokasi yang terkena bencana dan selain bantuan dari pihak kami perusahaan maki juga berasal dari beberapa rekanan termasuk dari masjid Al Aqhsa Sentani Jayapura, sehingga saya beri apresiasi kepada para penyumbang,walaupun kami jauh di tanah papua ini “ujar Dayat.

“Tidak begitu mudah untuk menyalurkan bantuan tersebut, walau pemilik salah satu maskapai penerbangan perintis di Papua ini mengaku penyaluran bantuan logistik ke sejumlah wilayah bencana ternyata tidak semudah yang dibayangkan, tidak mudah masih banyak kendala transportasi baik darat, laut dan udara.

Diungkapkan, untuk penyaluran bantuan memang menggunakan transportasi udara, laut dan darat yang telah disediakan oleh pemerintah. Sayangnya karena jumlah armadanya yang terbatas sehingga bantuan lambat untuk disalurkan.

“Dan walau bantuan ini sedikit, namun paling tidak kita sudah dapat membantu mereka yang terkena musibah serta kita sudah menunjukkan empati kita kepada saudara saudara yang tertimpa bencana disana,”pungkas Wagus Hidayat.(andre)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook=”tagdiv” twitter=”tagdivofficial” youtube=”tagdiv” style=”style8 td-social-boxed td-social-font-icons” tdc_css=”eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9″ custom_title=”Stay Connected” block_template_id=”td_block_template_8″ f_header_font_family=”712″ f_header_font_transform=”uppercase” f_header_font_weight=”500″ f_header_font_size=”17″ border_color=”#dd3333″]
- Advertisement -

Latest Articles