Wondama, Reportase.papua.com – Kampung Uryemi Distrik Rasiei kabupaten teluk Wondama Provinsi Papua Barat lakukan upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease tahun 2019 (Covid-19), Sabtu (25/4). Dengan cara membentuk tim relawan kampung tanggap pencegahan Covid-19.

Tim relawan kampung tanggap pencegahan covid-19 diketuiai langsung oleh kepala kampung uryemi Kenny Inggesi yang beranggotakan seluruh aparat peangkat kampung tersebut serta 2 anggota TNI dan Polri dan yang bertugas sebagai Babinsa dan Bhabinkamtibmas di kampung tersebut.
Inggesi katakan untuk memaksimalkan sterilisasi kampung Uryemi dia bersama tim cegah covid-19 akan lakukan penyemprotan 2 kali dalam seminggu disesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Dengan jumlah jiwa ratusan itu Inggesi berharap seluruh masyarakat patuh dan taat terhadap himbauan pemerintah terhadap pencegahan Covid-19.
“kami kampung Uryemi ada 126 kepala Keluarga jumlah jiwa di kampung Uryemi ada 300 jiwa kurang lebih, kami tim cegah Covid-19 sudah jadwalkan lakukan penyemprotan 2 kali dalam satu minggu, kami juga bekerja sama dengan anggota TNI dan Polri guna kelancaran pengecekan ketat orang yang keluar masuk kampung Uryemi,” ujar Inggesi
Sementara di tempat yang sama kepala distrik Rasiei Yemima Masakeri katakan kampung Uryemi merupakan kampung pertama yang melakukan penyemprotan desinfektan di rumah-rumah warga meski baru kampung Uryemi namun 8 kampung lainnya sudah bentuk tim Covid namun belum melakukan penyemprotan. Kata Yemima 9 kampung di Rasiei cukup tanggap dalam pencegahan Covid-19 tak harus menunggu tim gugus pencegahan Covid-19 tingkat Kabupaten melakukan aksi kata Yemima hal ini patut diberikan apresiasi.
“ada 9 kampung diistrik Rasiei, kampung Tandia, Uryemi, Torey, Isui, Rasiei, Isei, Yomba, Sikama dan kampung Webi. Kampung Uryemi yang duluan melakukan penyemprotan, kami apresiasi hal ini tak harus menunggu tim pencegahan Covid-19 kabupaten tapi melalui anggaran desa sangat membantu kampung-kampung melakukan upaya-upaya pencegahan, kami berikan apresiasi untuk hal ini, saya himbau seluruh kampung didistrik Rasiei taat dan patuhi arahan pemerintah, ikuti protocol pencegahan yang benar dan tepat” ujar Yemima.
Masih di tempat yang sama pula komandan Koramil persiapan distrik Rasiei Letnan Dua Inf. Obet Kayori dandramil menegaskan siapa saja yang melintas di daearh kampung Uryemi akan mendapat pemeriksaan ketat dari tim cegah Covid-19 kampung Uryemi sebab pasalnya kampung Uryemi terletak di wilayah jalan lintasan menuju Kabupaten Manowkari, Bintuni dan juga Nabire.
“daerah Uryemi ini masih termasuk jalan Pintu keluar masuk antara kabupaten Manowkari Bintuni mansel dan Nabire sehingga pemeriksaan memang kita perlu perketat sehingga jika ada temua-temuan pendatang baru di kampung Terutama diwilayah distrik Rasiei segera akan kami koordinasikan dengan tim gugus tugas pencegahan Covid-19 tingkat Kabupaten. Tim kampung Uryemi akan diberlakukan jadwal jaga di posko Pencegahan Covid-19 sebeb kendaraan dari luar Kabupaten Wondama biasa melintas di malam hari,” ujar salahs atu putra terbaik asli Papua itu.
Dirinya juga menghimbau agar seluruh masyarakat Rasiei peka dan cepat melaporkan informasi jika ada orang baru dan mencurigakan demi kemanan dan ketertiban di distrik tersebut.

Sementara tenaga ahki teknik pendamping kampunng tingkat distrik Rasiei Yohana Baransano mengutarakan, alokasi anggaran 50 juta rupiah yang bersumber dari APBN guna pencegahan penyebaran Covid-19 ini telah di perguanakan untuk pengadaan masker bagi masyarakat Uryemi, selain masker tetapi juga penderian Posko cegah Covid-19 dan pembelanjaan cairan desinfektan untuk melakukan penyemprotan selama pandemi ini berlangsung.

“sama seperti kampung lainnya mendapat alokasi anggaran sebesar 50 juta rupiah diperuntukan untuk pencegahan Covid-19 yakni pembentukan tim relawan pencegahan Covid-19, pengadaan 600 buah masker untuk 300 jiwa lebih yang ada di kampung ini, masing-masing orang medapat 2 sampai 3 masker kain biasa yang dapat digunakan sesuai anjuran kesehatan setiap 4 jam sekali dapat diganti dan ducuci, serta pembelanjaan cairan desinfektan, mulai hari ini kami akan lansung lakukan penyemprotan di kampung Uryemi,”tutur Yohana. (Solfi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here