KONI Pusat Minta Media Kawal Penggunaan Venue Pasca PON

0
38

Jayapura, Reportasepapua.co.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat meminta media di Papua untuk turut mengawal keberlangsungan venue pasca perhelatan PON XX. Anggaran maintenance terhadap venue di Papua menjadi krusial pasca PON, mengingat biaya yang dibutuhkan tidak sedikit untuk venue bertaraf internasional.

“Saya minta KONI provinsi nanti agar memberikan perhatian kepada venue yang ada, anggaran pemeliharaan daerah harus melalui suatu perencanaan yang matang karena anggarannya tidak murah. Misalnya pemeliharaan Aquatik Center dari KONI Jakarta ini tidak murah, maka tidak jauh berbeda dengan venue aquatik yang ada di Kampung Harapan yang juga bertaraf internasional,” katanya kepada media, Rabu (13/10).

Urgensi venue PON di Papua menjadi tanggung jawab bersama baik KONI Pusat, PB PON XX, Kemenpora RI, harus saling mengingatkan mengenai keberlangsungan venue ke depannya. Kepada media, ketua KONI Pusat meminta untuk terus memantau dan update berita perkembangan venue di masing-masing klaster. Jika menemukan venue tidak terawat diharapkan dapat dipublikasi agar menjadi perhatian bersama.

“Ada sejumlah venue yang bertaraf internasional di Papua, saya selaku Ketua KONI Pusat berharap venue di Papua jangan sampai terulang kasus tuan rumah PON sebelumnya yang venuenya tidak terawat pasca PON,” Katanya.

KONI bekerjasama dengan pimpinan cabang olahraga diharapkan mampu memanfaatkan venue yang sudah ada, serta digunakan untuk event lainnya. Ketua KONI Pusat telah mengusulkan ke Kemenpora RI agar Papua menjadi pusat pelatihan atlit Indonesia timur. Seperti abor akuatik yang bertaraf internasional agar bisa juga digunakan atlit nasional. Sehingga venue yang telah megah dibangun ini menjadi tempat melahirkan atlit berprestasi dan siap Olimpiade Paris 2024. (STELLA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here