Keluarga Tersangka Pembunuhan Pengusaha Emas Buka Suara, Rajab: Mahdi adalah Investor Bukan Pengangguran !

0
220
Pengacara Yulianto saat Berbincang bersama Rajab Ali di Sebuah Kafe di Jakarta.

JAYAPURA, REPORTASEPAPUA – Rajab Ali yang merupakan Kakak Kandung dari Tersangka MM dalam Kasus pembunuhan pengusaha emas, akhirnya buka suara dan Mengklarifikasi seluruh pemberitaan yang beredar Luas soal Adiknya Pengangguran.

Dalam Konfrensi Pers melalui Daring, Rajab Ali Bercerita Soal Pertama Kali adiknya itu datang ke Papua, untuk berbisnis Kafe, Bukan Seperti yang diberitakan untuk bertemu dengan V.

“Adik saya itu pengusaha atau investor karena dia mengelola kafe usaha dari kami keluarga, semua saya ada buktinya dari penyewaan lahan hingga pendirian usaha kafe di ujung jembatan merah hamadi,” Tuturnya.

Rajab Ali berulang kali menegaskan bahwa Adiknya ke Jayapura tidak ada sangkut paut dengan V, karena adiknya murni mau berusaha. “Mereka ketemu di kafe itu, dan tidak seperti yang diberitakan adik saya tidak seperti itu saya punya bukti semua dia itu masuk dengan visa bisnis,” Katanya.

Ditanya wartawan soal MM yang menerima transferan uang dari VV, Rajab ali Tidak bisa memastikan namun dirinya mengetahui ada uang yang dititpkan ke V karena V meminta MM titip untuk dia pegang dan amankan. “ Memang adik saya pernah cerita ada uang ribuan dollar dia titipkan itu yang dia minta perlahan lahan bukan dia nganggur lalu dia peras VV itu tidak benar dan saya luruskan diisini sehingga media bisa tau,” Tukasnya.

Sementara itu. Kuasa Hukum MM, Yulianto menambahkan pihaknya telah menyiapkan 4 ahli , dan akan membuktikan seluruh bahan yang mereka pegang, untuk membebaskan MM.

“Saya yakin MM ini tidak bersalah karena saat ditetapkan tersangka juga hanya dari satu keterangan saja V, sementara tidak ada bukti kuat lain, dan saya berkeyakinan kami bisa membuktikan bahwa MM tidak terlibat,” Tegasnya.

Sebelumnya, Sidang Kasus cinta segitiga yang mengakibatkan pembunuhan terhadap Seorang pengusaha perhiasan emas di Keerom, Juni lalu di Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, mulai disidangkan Senin (22/11) di Pengadilan Negeri Jayapura. Sidang perdana ini dipimpin oleh majelis hakim Edi  Suprayitno,  Andi Asmuruf dan Lin Carol Hamadi.

Sidang akan kembali dilanjutkan dengan Pembacaan esepsi dari Tersangka V, tanggal 29 November mendatang. Sementara Kuasa Hukum MM tidak akan Mengajukan Esepsi Namun Meminta Hakim mengabulkan Pemeriksaan Saksi dengan tatap Muka Bukan daring. “Saya Tidak Setuju Sidang Pidana Online” Tutup Yulianto. (rdk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here