JAYAPURA, Reportasepapua.com – PT. Adi Karya Tanrisau di minta Bertanggung jawab atas Kerusakan Sejumlah Fasilitas umum seperti yang di keluhkan warga di jalan masuk kolam kangkung kampung Yoka distrik Heram Kota Jayapura.

Usai lakukan inpeksi Mendadak yang dilakukan wakil Walikota Jayapura Ir. H.Rustam Saru dilokasi tersebut Wakil Mengakui dirinya turun langsung berkaitan dengan keluhan warga yang beredar di media sosial Facebook terkait keluar masuknya kendaraan berat milik perusaahaan beton PT. Adikarya Tandisau.

“Sidak yang di lakukan ini merupakan bentuk respon atas keluhan warga yang di posting di media sosial, terhadap aktifitas PT. Adikarya Tanrisau di jalan kolam kangkung itu , Wakil walikota bahkan bersama perangkat satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Lingkungan hidup Menegaskan sebagai laporan warga akibat aktifitas pekerjaan proyek di tempat tersebut berdampak pada kerusakan kepada beberapa rumah warga disekitar jalan yang di lewati truk-truk perusahaan yang mengangkut material dari dalam perusahaan,” Tegas Wakil.

Wakil Walikota Rustam Saru menambahkan telah dilakukan pertemuan antara pemerintah dengan warga untuk mengecek ke lokasi , namun dari hasil pertemuan di sepakati bahwa perusahaan akan membuat jalan baru , namun Hingga sampai hari ini jalan tersebut belum selesai dan masih ada keluhan dari warga setempat.

“Kita akan lakukan rapat pertemuan kembali dengan semua pihak terkait untuk memfasilitasi agar persoalan ini dapat carikan solusi yang terbaik yang bisa saling menguntungkan antara masyarakat, pemerintah dan perusahaan,” Tambahnya.

Lanjut Rustan Pemerintah akan meminta ketegasan Perusahaan dan masyarakat agar betul ada komitmen perusahaan dalam aktifitasnya dapat berjalan sehingga masyarakat setempat tidak dirugikan.

Dari Data Pemkot, Ada sekitar empat perusahan yang memproduksi beton mix akan di panggil untuk pertemuan nanti salah satunya PT.Adikarya Tanrisau, PT.Bintang Mas, PT.Moderen dan satu lagi perusahaan di depan masjid Al Hikmah tanah hitam abepura.

“Nah itu semua beroperasi di kota , nah kita mau cek apakah ini sudah punya ijin apa tidak , kaitanya dengan ijin usaha, kaitannya dengan dampak lingkungan sudah punya amdal atau belum ini perlu kita cek karena kenapa produksinya besar tidak sedikit ,“ Katanya.

Sementara itu Pemilik PT Adikarya Tanrisau Dihubungi oleh Redaksi Namun Tidak Merespon Soal adanya Persoalan Ini. (Stela)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here