Kelompok Egianus Kogeya Kembali Berulah, Seorang Warga Dilaporkan Tewas Tertembak

JAYAPURA, Reportasepapua.com – Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egiangus Kogeya kembali berulah dengan melakukan penyerangan ke Pos TNI yang berada di Kampung Koteka, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Rabu (26/02).

Wakil Kepala Penerangan Kodam (Wakapendam) XVII/Cenderawasih, Letkol Inf. Dax Sianturi menjelaskan, Kelompok Egianus melakukan serangan pada saat masyarakat di sekitar pos sedang melakukan acara bakar batu yang jaraknya hanya 300 meter dari pos.

“Insiden diawali sekitar pukul 11.45 WIT, pos TNI yang berada di Kampung Koteka, Distrik Kenyam, mendapat gangguan tembakan dari arah seberang sungai Kenyam. Sejak mendapat gangguan, seluruh personel pos segera melakukan tindakan prosedur pengamanan keliling pos (alarm stelling)” jelasnya.

Dia menambahkan, sekitar pukul 16.15 WIT, KKSB kembali menembaki pos dengan gencar dari arah perkampungan. Tembakan tersebut membuat masyarakat yang sedang melaksanakan upacara bakar batu berhamburan untuk mencari perlindungan.

“Saksi mata melihat 4 orang KKB membawa 3 pucuk senjata jenis AK terus melakukan tembakan ke arah pos saat masyarakat berhamburan. Kemudian, Komandan Pos memerintahkan seluruh anggota pos untuk menahan tembakan sampai konsentrasi massa  bubar. Tembakan balasan baru dilakukan ke arah sumber tembakan setelah konsentrasi massa bubar” tambahnya.

Saat mendengar bunyi tembakan, salah satu personel Brimob yang bertugas di distrik Kenyam, Brigpol Junaedi berusaha merapat ke pos TNI untuk membantu perkuatan. Namun yang bersangkutan terkena tembakan dari KKSB sebelum berhasil tiba di pos. Brigpol Junaedi menderita luka tembak di dada tembus ke punggung.

Dia menuturkan bahwa, kontak tembak antara KKB dan TNI berlangsung sekitar 10 menit.

“Jadi anggota yang bertugas disana baru melakukan balasan setelah masyarakat yang tadinya ikut acara bakar batu sudah mengamankan diri. Dari kontak senjata itu, masyarakat melaporkan adanya 2 orang warga yang terkena tembakan. Diduga kedua korban terkena peluru nyasar saat terjadi kontak tembak ketika mencari perlindungan setelah mengikuti acara bakar batu” tuturnya.

“Satu orang laki-laki bernama Yosman Wasiangge dilaporkan mendapat luka tembak di punggung, dan satu orang perempuan bernama Waslina Tabuni menderita luka tembak di bagian leher. Kedua korban segera dievakuasi untuk mendapat perawatan di Puskesmas Kenyam namun nyawa Waslina Tabuni tidak dapat diselamatkan oleh tim medis” pungkasnya. (yurie)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,038FansSuka
2,808PengikutMengikuti
17,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles