JAYAPURA, Reportasepapua.com – Tim gugus tugas penanganan Covid 19 yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP melakukan penyekatan dibeberapa titik yang ada di Kota Jayapura mulai pukul 14.00 wit hingga pukul 06.00 wit, Senin (18/5/2020).

Personel  yang berada di Pos-pos pengamanan penyekatan ini akan tetap mengedepankan himbauan kepada warga masyarakat terkait dengan kesepatan bersama sesuai edaran  Gubernur Provinsi Papua Nomor : 440 / 4637/SET) khususnya di tempat umum dapat dilakukan tindakan tegas berupa himbauan dengan pengeras suara dan penyemprotan air dengan tetap memperhatikan keselamatan serta mengedepankan kepatuhan, norma sosial di masyarakat. Petugas dapat melakukan rekayasa lalu lintas melalui penyekatan dan pengalihan arus lalu lintas.

Batas waktu pembatasan sosial sesuai Surat Edaran Gubernur Provinsi Papua Nomor : 440/5168/SET adalah pukul 14.00 Wit hingga pukul 06.00 wit, maka setelah waktu tersebut Petugas akan melaksanakan pemeriksaan terhadap pengguna jalan dengan menghentikan serta menanyakan kepentingan dan tujuannya, bila tidak mendesak Petugas dapat memerintahkan pengguna jalan untuk kembali.

Kombes Pol Drs. Ahmad Mustofa Kamal mengatakan Apabila ditemukan aktivitas perkantoran, pusat perdagangan dan ekonomi yang masih beroperasi melebihi waktu yang ditentukan (14.00 Wit) maka Petugas dapat memberikan himbauan, peringatan berupa pemasangan stiker peringatan dan merekomendasikan kepada instansi terkait untuk diberikan tindakan administrasi secara tegas.

Tindakan penertiban dikecualikan pada logistik bahan pokok, bahan bakar, logistik kesehatan, apotik dan obat-obatan, tenaga medis dan evakuasi pasien, sektor perbankan, pergantian crew pesawat, emergency keamanan dan kegiatan kedinasan yang penting dan mendesak. Langkah penegakan hukum dapat ditempuh sebagai jalan terakhir (bila diperlukan) setelah pelaksanaan penertiban selesai dengan mengajukan Laporan Polisi kepada Penyidik Polri.

Penyekatan yang dilakukan oleh personel gabungan ini mulai dari Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan Abepura, Heram dan Muara Tami.

Untuk Distrik Jayapura Utara ada 4 titik pos penyekatan yaitu di Taman Imbi, Simpang Mandala, Lampu Merah Dok II dan Simpang Variant yang tediri dari 78 personel yang dibagi di 4 titik tersebut. Untuk Distrik Jayapura Selatan ada 3 titik yaitu Simpang Pos Kampung Buton, Smpang PTC dan Lampu Merah Hamadi yang terdiri dari 60 personel dibagi di 3 titik terebut.

Distrik Heram ada 2 titik yaitu di Simpang Den Zipur dan di Batas Kota yang terdiri dari 41 personel yang dibagi di 2 titik terebut. Untuk Distrik Abepura ada 5 titik yaitu di Simpang Pos PJR, Lampu Merah Bromob Kotaraja, Simpang Winner, Lapangan Trikora dan Simpang Tanah Hitam yang terdiri dari 89 personel yang dibagi di 5 titik tersebut.

Sedangkan untuk Distrik Muara Tami ada 2 titik pos penyekatan yaitu di Simapng Holtekamp dn Batas Kab. Keerom yang terdiri dari 39 peronil yang dibagi di 2 titik tersebut. Dan disetiap pos penyekatan ada juga personel TNI, Sat Pol PP, Orari, Rapid an Senkom yang berjumlah 99 personel.

“Untuk jumlah personel yang akan menempati 16 titik penyekatan tersebut berjumlah 351 personel akan melaksanakan pemeriksaan terhadap pengguna jalan dengan menghentikan serta menanyakan kepentingan dan tujuannya, bila tidak mendesak Petugas dapat memerintahkan pengguna jalan untuk Kembali,”tutup Kabid Humas Polda Papua. (rdk.adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here