Jelang PON, Komisi II DPR Papua Minta Dinas Terkait Aktifkan Kembali Taman Budaya Expo

JAYAPURA, Reportasepapua.com – Taman budaya Expo yang terletak di Waena Distrik, Heram, Kota Jayapura yang telah dibangun beberapa tahun lalu, dikenal sebagai taman budaya masyarakat Papua yang begitu elok dan menarik perhatian serta sebagai tempat wisata bagi pengunjung yang datang dari luar Papua, kini kondisinya sangat menyedihkan bahkan tak terurus lagi.

Ini juga yang menjadi perhatian Ketua Komisi II DPR Papua yang membidangi Perekonomian dan Kebudayaan, Mega Mansye F. Nikijuluw,SH.

Sebab kata Mega, salah satu sektor yang menjanjikan untuk terciptanya sukses ekonomi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX adalah Pariwisata. Karena
sukses ekonomi menjadi salah satu tujuan penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020, di Bumi Cenderawasih ini.

Untuk itu, Politisi PDI Perjuangan ini
meminta pemerintah terkait dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Dinas Kebudayaan Provinsi Papua, menjelang PON XX agar dapat mengaktifkan kembali Taman Budaya Expo. Yang sudah lama tidak aktif dan dianggap telah mati suri. Padahal ketika masih aktif taman budaya tersebut boleh dikata sukses memikat para pengunjung.

“Jika kita lihat sekarang, kondisinya sangat menyedihkan dan memprihatinkan. Pemerintah seakan menutup mata dan tidak ada perhatian untuk melestarikan kembali Taman Budaya Expo ini,” kata Mega Mansye F Nikijuluw, SH kepada Reportase Papua, baru-baru ini.

Oleh karena itu, tandas Mega, pihaknya akan mengajak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua untuk mengecek langsung kondisi terkini Taman Budaya Expo, sehingga dapat di fungsikan kembali.

“Mungkin Kamis besok kami akan pergi lihat Taman Budaya Expo ini. Sehingga ada perhatian dari pemerintah,” tandasnya.

Apalagi ungkap Mega, Taman Budaya Expo ini seperti Taman Mini Indonesia yang menjadi miniatur Indonesia.

“Kalau Taman Budaya Expo miniatur Papua,” imbuhnya.

Menurutnya, dengan momentum pelaksanaan ivent olahraga terbesar senusantara yang diadakan di Papua, maka pemerintah harus mengaktifkan kembali Taman Budaya Expon.

“Dan kalau memang pemerintah betul-betul mau serius untuk menangani hal ini, saya rasa belum terlambat masih ada waktu enam bulan kedepan untuk merawat dan mengaktifkannya. Tinggal bagaimana Pemerintah serius atau tidak untuk mengembangkan dan melestarikannya kembali,”tekannya.

Bahkan kata Mega, ada banyak kesenian yang ada di masyarakat adat Papua yang harus dilestarikan. Seperti seni tari, seni musik dan seni lukis yang semua itu mengandung unsur kebudayaan suku-suku Papua yang disajikan dalam Taman Budaya Expo kala itu.

Legislator Papua ini pun menambahkan, jika Taman Budaya Expo Waena kembali aktif, itu bisa membuka peluang besar bagi pelaku ekonomi kecil dan menengah di Papua. Sebab, para pelaku ekonomi ini bisa menjual hasil kerajinannya disitu.

“Misalnya seperti lukisan kulit kayu, noken, sari buah merah, dan berbagai souvenir kerajinan tangan dari mama-mama Papua. Sehingga ada dampak ekonomi bagi masyarakat. Tapi saya optimis jika pemerintah mau serius perhatikan kondisi Taman Budaya Expo ini, maka kesenian tradisional tidak hilang ditelan waktu,” pungkasnya.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,038FansSuka
2,809PengikutMengikuti
17,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles