Wondama, Reportase Papua.com – Kampung Wombu distrik Naikere Kabupaten Teluk Wondama Provinsi Papua Barat dapat bantuan angkutan umum hilux. Bantuan angkutan umum hilux diharapkan dapat membantu akses transportasi dari Wombu ke ibu kota kabupaten.

Wombu yang termasuk daerah terjauh dari ibu kota kabupaten Teluk Wondama dimana jumlah penduduknya puluhan Kepala Keluarga (KK) saja.

Bupati Kabupaten Teluk Wondama Bernadus A Imburi didampingi kepala dinas Perhubungan Bernadus kala menyerahkan langsung kunci hilux tersebut kepada Unit Koperasi Menegah (UKM) setempat berpesan pelihara dan rawat dengan baik angkutan tersebut sebab akan sangat membantu dan menyingkat waktu tempu masyarakat dari Wombu ke Wasior.
Sebelumnya Imburi membeberkan untuk mencapai ibu kota kabupaten di Rasiei sampai Wasior masyarakat Wombu harus menghabiskan 2 sampai 3 hari dengan berjalan kaki. Jarak tempuh yang bukan main jauhnya. Namun dengan adanya bantuan 1 buah hilux yang dapat dijadikan sebagai alat transportasi masyarakat setempat maka akan sangat mempersingkat waktu tempu antara Wombu dan Wasior hanya kurang lebih 4 jam.

Selain itu, Imburi juga katakan penyerahan mobil hilux tersebut merupakan wujud nyata dari perhatian pemerintah kepada suluh masyarakat Wondama. Oleh sebab itu kata Imburi pembagian mobil tersebut bukan hanya di kampung Wombu tetapi juga telah di bagikan lebih dari 4 distrik demi penyetaraan kesejahteraan walau sedikit demi sedikit.

“Angkutan Wombu harus hilux sebab medan lumayan berat. Mobil ini akan sangat berguna untuk semua masyarakat Wombu, gunakan dengan baik, rawat dengan baik. Dulu kalau kita dari Wombu jalan kaki sampai ke wasior 2 sampai 3 hari, hari ini sudah ada mobil masyarakat bisa tempuh 3 sampai 4 jam sampai di Wasior, dapat digunakan untuk berbelanja makanan pokok tetapi juga dapat digunakan untuk keperluan berdagang entah jual sayur, keladi, singkong, ubi dan lain-lain,”tutur orang nomor satu Wondama itu.
Ia juga menegaskan sopir angkutan tersebut harus berperilaku baik dan memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM) dan tidal boleh mabuk-mabukan.

“Tuhan sayang kita, ini berkat Tuhan melalui pemerintah, sopir yang bawa angkutan ini harus punya SIM dan tidak boleh mabuk sebab itu akan membahayakan masyarakat Wombu sendiri,” kata Imburi.
Selain berikan bantuan Mobil hilux yang digunakan sebagai angkutan umum bupati Wondama juga berikan bantuan berupa Gula, kopi dan teh serta pakaian layak pakai untuk digunakan masyarakat lembah Wosimi itu. (solfi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here