JAYAPURA, Reportasepapua.com – Dimoment perayaan Natal ini, Anggota DPR Papua, Herlin Beatrix Monim, SE menyampaikan selamat merayakan Hari Raya Natal kepada seluruh umat Tuhan yang ada di Papua yang telah merayakannya.

Apalagi kata Herlin Monim, pertama kelahiran Yesus Kristus memberikan kepastian kepada kita bahwa ada pendamaian dengan Allah.

Yang kedua lanjutnya, thema Natal kali ini, Jadilah Sahabat Bagi Sesama. Tuhan Yesus telah mendamaikan kita dengan Allah, tapi juga mendamaikan antara manusai dengan manusia.

“Berarti Tuhan Yesus telah menjadikan kita sebagai sahabat, otomatis dengan sendirinya kita pun harus meneladani apa yang sudah dilakukan oleh Tuhan yang diajarkan maka kita pun harus menjadi sahabat bagi sesama,” kata Herlin Monim kepada Reportase Papua disela-sela acara doa syukur keluarga di kediamannya Pastori GKI Paulus Dok V atas, Kota Jayapura, Kamis (26/12/19).

Menurut Politisi Partai NasDem ini, menjadi sahabat itu wujudnya, kita mewujudkan dalam kehidupan hari lepas hari, kita bisa menerima siapa saja dalam kehidupan kita dan tidak terbatas.
Bahkan di perayaan Natal ini, dengan suka cita kita bisa membuka diri, membuka hati pada Tuhan tapi kita pun membuka diri pada sesama.

“Mungkin dalam perayaan ini, kami pun merayakan Natal dengan membuka hati dan membuka pintu rumah untuk melayani sesama siapa pun dia yang datang. Kalau saat ini banyak sekali anak-anak jalanan kami pun terima di dalam rumah untuk mereka makan dan minum. Kami membuka pintu rumah untuk siapa saja yang datang untuk membagi berkat kepada mereka. Bahkan
menjadikan mereka sahabat. Sahabat itu beda dengan teman, sahabat itu memiliki makna yang lebih. Berarti kekurangannya, kelebihannya kita saling menerima, begitu juga kita punya kekurangan dan kelebihan diterima oleh mereka. Itulah yang Tuhan ajarkan agar dapat saling menerima. Kelebihanmu menutupi kekurangan orang lain, dan kekurangan kami akan ditutupi oleh kelebihan orang lain,” ungkapnya.

Apalagi kata Monim, makna Natal tahun ini memang sangat luar biasa karena Tuhan meminta kami sebagai sahabat.

Untuk itu, sebagai wakil rakyat dalam tugas dan tanggungjawab pun pihaknya juga harus terbuka.

“Dalam fungsi tugas memang sangat berat, karena kita harus bisa menjadi sahabat bagi semua rakyat dalam seluruh pekerjaan kita dan semua apa yang menjadi pergumulan rakyat harus kita terima dan kita bisa menjadi sahabat bagi rakyat. Rakyat pun bisa menerima kita, bahkan kita juga bisa menerima rakyat ketika menyampaikan semua aspirasi mereka kepada kami,’ ujar Herlin Monim.

Namun ia berharap, semoga perayaan Natal di Tanah Papua berjalan dengan aman, damai, lancar tanpa ada masalah.

“Puji Tuhan sampai hari ini Tanah Papua tetap aman dan damai. Indonesia juga terjaga, terpelihara kerukunan umat beragama, bahkan ada saudara kita yang Muslim ikut menjaga parkira -parkiran di Gereja saat kami sedang melaksanakan ibadah,” ucapnya.

Diakui, ini bentuk kerjasama yang baik dan toleransi umat beragama yang telah di wujudkan. Semoga Indonesia tetap menjaga kerukunan beragama ini, sehingga NKRI ini tetap terjaga sampai kapan pun dalam pertolongan Tuhan. Karena itu, bentuk toleransi ini harus terus dijaga.

” Saya pikir, kami pun juga menghormati teman-teman yang beragama lain, dan teman-teman beragama lain pun saat ini menghormati kami. Kami saling membagi suka cita Natal bahkan di perayaan Natal ini banyak teman-teman yang berbeda agama diantarnya teman-teman Muslim juga datang mengunjungi kami. Ini bentuk dari kami yang saling menghargai karena ada toleransi kerukunan umat beragama sehingga kami saling menghargai satu sama lain, khususnya di Papua,” kata Monim.

Namun dirinya tetap bersyukur, sebab selama beberapa waktu, di jemaatnya para petugas keamanan dari agama lain dan juga Polisi, mereka ikut menjaga keamanan selama ibadah berlangsung.

“Terimakasi kepada pihak keamanan dan juga Polisi yang terus bekerja untuk menjaga keamanan selama proses ibadah berlangung. Puji Tuhan situasi di Papua aman, terimakasih untuk semua yang sudah ikut menjaga,” imbuhnya.

Herlin Monim menambahkan, ini tentu kerjasama dari seluruh masyarakat sehingga pihak keamanan hanya ikut menjaga, namun masyarakat sudah saling menjaga dengan situasi yang sebelumnya, dimana pihaknya pernah mengalami massa demonstarsi yang cukup mencekam tapi sangat cepat situasi Papua pulih kembali. Kita doakan supaya semua bisa terjaga dengan baik. Tidak hanya di kota tapi kami pun berharap agar di daerah Pegunungan juga tetap terpelihara dan terjaga.

“Dalam situasi yang mereka alami, kita percaya ada hikmad yang diberikan kepada seluruh pemimpin di Tanah Papua. Kita ambil hikmad di bulan suci ini untuk umat Kristen, sehingga kita kembali mengkoreksi diri, baik pemerintah maupun masyarakat supaya kita bisa membangun Tanah Papua ini yang lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, tepat hari ini (Red, 26 Desember 2019) di cara syukuran dan doa tersebut juga dirayakan Ulang Tahun Glory yang ke-19, putri bungsu dari legislator Papua ini. (Tiara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here