JAYAPURA, Reportasepapua.com – Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Papua, DR.Juliana J Waromi, SE., M. Si membenarkan pernyataan Sekda Papua, Hary Dosinaen yang baru-baru ini mengatakan bahwa gaji para anggota DPR Papua dan pegawai terlambat dibayarkan.

Bahkan, Sekwan Julia Waromi menjelaskan, jika gaji pegawai baru masuk. Akan tetapi apa yang disampaikan oleh Sekda, benar adanya bahwa harus menunggu karena penandatanganan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) oleh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan dilantik.

“Jadi sementara ini DPA belum ada to, Karena yang baru tercover sekarang ini baru gaji. Kalau gaji-gajinya pegawai kan otomatis. Itu kan DAU dari pusat. Sehingga bolehlah. Tapi untuk lain-lain belum bisa,” kata Sekwan kepada Wartawan di ruang kerjanya, Rabu (15/1/20).

Hal itu disebabkan karena keterlambatan pelantikan 35 pimpinan baru OPD itu yang membuat OPD belum bisa menyusun DPA.

Lanjut dikatakan Sekwan, memang gaji anggota dewan juga sudah masuk, tapi itu hanya gaji. Namun untuk agenda atau kegiatan anggota dewan lainnya belum bisa, lantaran masih harus menunggu DPA.

Menurutnya, jika DPA sudah ditandatangani itu berarti kegiatan sudah boleh dilakukan karena Uang Persediaan atau UP-nya sudah boleh diminta.

“Jadi, Uang Persediaan itu untuk menjawab semua kegiatan di dewan. Tapi sementara ini belum, padahal kegiatan sudah jalan,” ucapnya.

Undangan dari Jakarta terkait dengan partai kata Sekwan, panggilan partai PDIP sudah datang begitu juga dengan partai Nasdem.

“Kemarin PDIP jalan dengan biayanya masing-masing. Tapi nanti mereka kembali baru kita sesuaikan setelah ada DPA,” ujar Sekwan Julia Waromi.

Untuk itu tegas Julia Waromi, jika belum ada DPA ia pun tidak berani membuat kegiatan. Namun karena itu panggilan partai, sehingga anggota dewan harus melaksanakan dan harus berangkat memenuhi undangan.

“Kemarin kan PDIP sudah, sekarang Nasdem. Nasdem juga begitu, saya mau jawab apa. Jadi saya bilang jalan saja dulu. Kita inikan tidak tau, kami mungkin roling atau kami tetap. Tapi setelah ada DPA berarti otomatis bisa diselesaikan,” terangnya.

Akan tetapi ungkap Sekwan, gaji pegawai sudah dibayarkan pada 7 Januari lalu. Nanti setelah gaji pegawai dibayarkan, baru diikuti gaji anggota dewan.

“Gaji anggota dewan baru beberapa hari kemarin masuk ke rekening gaji mereka. Tapi itu baru hanya sebatas gaji, honor kegiatan lain belum bisa. Karena kegiatan lain masih tunggu penandatangan DPA dulu,” paparnya.

Sebab kata Sekwan Julia Waromi, penandatangan DPA itu dilakukan setelah OPD dilantik.

“Kan ada perampingan OPD. Dari 52 pimpinan OPD menjadi 35 pimpinan baru OPD. Sebab 35 pimpinan baru itu yang tandatangan dulu, baru bisa semua barang jalan,” imbuhnya.

Haya saja, Sekwan DPR Papua belum tahu kapan pastinya pelantikan OPD karena semua kembali kepada Gubernur Papua. Namun ia mengatakan, jika apa yang disampaikan oleh Sekda yang menunggu pelantikan oleh gubernur itu benar adanya.

“Jadi apa yang disampaikan Sekda itu sudah betul karena beliau yang tahu persis kegiatannya pak gubernur. Apalagi ada panggilan kan terkait dengan PON-PON ini. Makanya semua masih menunggu,” Tutupnya. (Tiara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here