LOMBOK, REPORTASEPAPUA.COM PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) Terus Bergerak Cepat dalama Mewujudkan program Papua Terang Pada tahun 2020 dengan memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT).

Humas PT PLN (Persero) UIWP2B, Septian Dwi Pujiyanto mengungkapkan, hal itu dilakukan berdasarkan instruksi dari kantor Pusat yang terus berkomitmen untuk Papua Terang 2020.

“Program ini merupakan inisiatif strategis PT PLN (Persero) Direktorat Bisnis Regional Maluku dan Papua untuk mencapai target rasio elektrifikasi 100 persen pada Tahun 2020,” kata Septian dalam pemaparannya di acara Media Tour PLN 2019, di Lombok, NTB, Selasa (17/12/2019).

“Per September 2019, rasio elektrifikasi Provinsi Papua mencapai 94,28 persen dan Papua Barat 99,99 persen. Dengan jumlah desa total 7.358 (sesuai Permendagri No. 137/2017), 6.147 desa telah berlistrik, di mana ada 2.962 desa (atau sebanyak 240.963 unit) menggunakan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) program dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), masih ada sekitar 1.724 desa yang masih gelap gulita,” Ungkapnya.

Dengan tantangan geografi, kerapatan hunian yang sangat rendah, dan infrastuktur yang terbatas, kata Septian, program tersebut menjadi solusi untuk percepatan elektrifikasi, diantaranya melalui implementasi model Wireless Electricity.

Septian mengakui juga program ini dapat menjadi solusi atas keterbatan sumber energi primer yakni minyak, gas, dan batubara, guna menurunkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP), bahkan mengurangi atau menghilangkan subsidi.

“Di Papua dan Papua Barat cukup banyak sumber daya alam (SDA) yang bisa dimanfaatkan untuk EBT. PLN telah melakukan Ekspedisi Papua Terang beberapa bulan lalu untuk mendata potensi EBT,” akunya.

Kendati telah melakukan ekspedisi Papua Terang, tetapi PLN, kata Septian, tetap melakukan pengecekan kembali untuk memastikan SDA tersebut dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif atau tidak.

“Ada 4 alternatif EBT yang dimanfaatkan oleh PLN untuk pembangunan pembangkit yakni tenaga pembangkit listrik tenaga Pikohidro , Tabung Listrik (Talis), pembangkit listrik tenaga Biomassa (PLTBm) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Program ini akan kita lakukan untuk melistriki 1.123 desa pada tahun 2020,” Tutupnya. (Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here