Delapan Jenazah Prajurit Korban Jatuhnya Heli MI-17 Diterbangkan ke Surabaya dan Semarang

JAYAPURA, Reportasepapua.com – Delapan jenazah prajurit TNI-AD korban jatuhnya helikopter MI-17 di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, di terbangkan ke Surabaya dan Semarang, Senin (17/02).

Kedelapan jenazah prajurit TNI-AD yang gugur usai melaksanakan tugas itu adalah, Mayor Cpn Anumerta Aris Afik (Tujuan Semarang), Mayor Cpn Anumerta Bambang (Tujuan Semarang), Kapten Cpn Anumerta Ahwar (Tujuan Semarang), Serma Anumerta Suriatna (Tujuan Semarang), Sertu Anumerta Dita Ilham (Tujuan Semarang), Kopda Anumerta Dwi Purnomo (Tujuan Semarang), Praka Anumerta Asharul (Tujuan Semarang), Pratu Anumerta Tegar Hadi Sentana (Tujuan Surabaya).

Upacara pelepasan jenazah tersebut dipimpimpin langsung oleh Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Ganip Warsito dan diikuti oleh Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, Danlantamal X, Brigjen TNI (Mar) Nurri Andrianis Djatmika, Danlanud Silas Papare, Marsma TNI Ir Tri Bowo Budi Santoso, Danrem 171/PWT, Brigjen TNI Purnawan Widi Andaru, pejabat utama, Kodam, Danlantamal, Dansat Brimob Polda Papua Kombes Pol Godhelp Mansnembra, Kadiskum Lantamal X, Letkol Laut (KH) Eddy Mulyawan, S.H, Kapolres Jayapura, AKBP Victor D. Mackbon.

Kegiatan diawali dengan Pemberian Tali Kasih Perwakilan Keluarga oleh Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Ganip Warsito didampingi Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab dan Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw.

“Semoga dengan pemberian tali asih tersebut dapat meringankan beban keluarga/orang tua korban, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan” kata Letjen Ganip Warsito.

Setelah pemberian tali asih dilanjutkan dengan Upacara Pengantaran dan Pemberangkatan 8 Jenazah Korban Helikopter MI 17V5/HA-5138.


Semmentara itu, untu empat jenazah yang saat ini masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua akan diterbangkan besok, Selasa (18/02) menggunakan pesawat Boeing TNI AU B-737/ AI-7304.

Keempat jenazah itu adalah, Sertu Anumerta Ikrar Setia Nainggolan, Praka Anumerta Risno, Praka Anumerta Yanuarius Loe dan Pratu Anumerta Sujono Kaimuddin.

Untuk diketahui, Heli MI-17 milik Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) ini dinyatakan hilang kontak pada tanggal 28 Juli 2019 usai lepas landas dari Bandara Oksibil menuju Sentani.

Heli yang biasa digunakan untuk mengangkut logistik TNI ini ditemukan di crash di Pegunungan Mandala, Distri Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang setelah delapan bulan pencarian. (yurie)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,038FansSuka
2,812PengikutMengikuti
17,800PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles