Selasa, September 28, 2021

Debat Publik Pertama Resmi Digelar, KPU Berharap Melalui Thema Debat , 4 Paslon Dapat Menunjukan langkah Kongkrit dan logis Untuk Sejahterakan Masyarakat Wondama

Wondama, Reportase Papua.com- Debat public Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati kabupaten Teluk Wondama tahun 2020, Selasa, (17/11), yang sedang berlangsung di aula SM Negeri I Wasior diharapkan, pasangan calon nomor urut 1, 2, 3, dan 4 dapat menyampaikan gagasan cerdas yang bermuara pada kesejahteraan rakyat Wondama dalam berbagai sector terutama sector pendidikan, kesehatan dan keamanan juga ketertiban.

4 pasangan calon itu diantaranya, Paslon nomor urut 1, Elisa Auri-Ferry Auparai (A2). Paslon nomor urut 2, Bernadus A Imburi-Zeth Marani (Beriman). Paslon nomor urut 3, Paulus Indubri-Kuro Matani (Idaman) dan Paslon nomor urut 4, Hendrik Mambor-Andarias Kayukatui (Hemat).

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kabupaten Teluk Wondama, Monica Else Sanoi, ketika menyampaikan sambutan membuka jalannya debat public tersebut, dia berharap pilkada tahun 2020 yang sedang berlangsung di kabupaten Teluk Wondama, dapat melahirkan pemimpin Wondama yang benar-benar mensejahterakan rakyat Wondama.

“Pilkada tahun 2020, di harapkan bisa lahirkan pemimpin yang betul-betul berkomitmen, untuk kesejahteraan masyarakat kabupaten Teluk Wondama yang kita cintai sama-sama,”. Ujar Monica.

Lanjut pimpinan KPUD berharap komitmen untuk mengsejahterakan rakyat Wondam disampaikan dengan baik oleh pasangan calon . Maka dari itu materi debat public lebih di pertajam mengenai strategi atau langkah-langkah yang akan di lakukan oleh 4 Paslon, apabila salah satu Paslon dari ke 4 Paslon itu, terpilih sebagai cabup dan cawabup kabupaten Wondama periode 2021-2025.

“Oleh karena itu, materi debat public ini lebih di titik beratkan kapada, bagaimana langkah kongkrit dan logis yang di tawarkan oleh para pasangan calon, untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Pemberian layanan prima kepada masyarakat dan bagaimana ide serta pikiran para pasangan calon untuk bisa menjadi solusi, atas persoalan yang ada di kabupaten teluk Wondama,”tutur Monica.

Debat public pilkada 2020, di bagi dalam 3 kali debat, dengan thema  yang berbeda-beda. Debat pertama dimulai kurang lebih pukul 10;46 WIT, debat ke dua, direncakan mulai pada hari ini (17/11) pukul 17:00 WIT dan debat ke tiga dilaksanakan pada hari Kamis, 19 November 2020.

“Materi debat tersebut disampaikan dalam tiga kali, dengan thema, yaitu debat pertama memajukan kabupaten Teluk Wondama yang adil dan sejahtera. Debat kedua mewujudkan kabupaten Teluk Wondama yang aman serasi dan bermartabat dalam bingkai NKRI dan debat ke tiga dengan thema menuju Wondama sehat,”ucap Monica.

Debat public ini dapat di akses melalui, siaran langsung dari akun Facebook dan Youtube KPUD Wondama, Radio Sasar Wondama (103,50 FM) dan pada media elektronik TVRI Provinsi Papua barat (siaran tunda). Termasuk penyebar luasan informasi melalui media online Reportase Papua.com dan Kabar Timur.com

“Debat pertama dan kedua akan di laksanakan hari ini, debat ke tiga di laksanakan pada 19 November 2020. Debat tersebut di tayangkan secara live streaming Facebook dan youtube KPU Wondama, Radio Sasar Wondama 103,50  FM dan siran tunda TVRI Papua barat,”. Ungkap Monica.

Media yang di gunakan tersebut, diharapkan maksimal menjangkau seluruh masyarakat Wondama, baik pemberitaan melalui, Radio, portal media online, media cetak dan media elektronik. Agar masyarakat Wondama dapat mengakses debat public pilakda 2020 dengan baik agar dapat menentukan secara cerdas siapa dari empat Paslon tersebut yang pimpin Wondama.

“Berbagai media penayangan yang digunakan ini, harapan kami dapat menjangkau seluruh masyarakat kabupaten Teluk Wondama secara keseluruhan. Sehingga, debat public ini juga di harapkan dapat menjadi salah satu indicator penting bagi masyarakat dalam menentukan  pilihannya pada tanggal 9 Desember 2020,”tutup Monica.

Pantauan awak media Reportasepapua.com, debat public pilkada 2020 kali pertama,berjalan dengan bijak dan seluruh pasangan calon, tamu undangan serta seluruh peserta debat public, mengikuti protokol kesehatan dengan baik, mulai dari memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak. (SR)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook=”tagdiv” twitter=”tagdivofficial” youtube=”tagdiv” style=”style8 td-social-boxed td-social-font-icons” tdc_css=”eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9″ custom_title=”Stay Connected” block_template_id=”td_block_template_8″ f_header_font_family=”712″ f_header_font_transform=”uppercase” f_header_font_weight=”500″ f_header_font_size=”17″ border_color=”#dd3333″]
- Advertisement -

Latest Articles