NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo
Bupati Markum : Program Keluarga Berencana Bukan Untuk Membatasi Anak – Reportase Papua

Bupati Markum : Program Keluarga Berencana Bukan Untuk Membatasi Anak

banner 120x600

KEEROM, REPORTASEPAPUA.COM – Berdasarkan Tugus pokok dan fungsi serta kewenangannya, program Keluarga Berencana melalui Dinas Pengendalian pendudukan  dan keluarga berencana Kabupaten Keerom, Dinas kesehatan Kabupaten Keerom, Tim penggerak PKK serta stackholder lainnya melaksanakan pengelolaan program keluarga berencana serta kesehatan dengan keterpaduan lintas sector.

Sehingga program keluarga berencana yang merupakan program nasional dapat tercapai, dengan tujuan adalah bukan untuk membatasi anak, tetapi untuk mensejahterakan keluarga.

Hal itu diungkapkan Bupati Keerom , MUH Markum, SH.MH.MM saat membukan kegiatan Sosialisasi Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan (KKBPK) bagi para Kader di Kab Keerom serta penyerahan Mobil Unit Penerangan kepada Dinas Kependudukan dan Keluarga Berencana Kab Keerom, di Aula Kantor Bupati Keerom, Jumat (25/10) kemarin.

“ Berdasarkan Intruksi Presiden kepada BPKKN agar segerah merealisasikan program Kampung KB di seluruh Indonesia.  Untuk itu, Kabupaten Keerom telah terbentuk  29  Kampung KB di Kabupaten Keerom,”ujar Markum.

Bupati mengatakan, pembentukan Kampung KB berkaitan erat dengan pembangunan kegiatan prioritas pembangunan bidang kependudukan, keluarga beencana dan pembangunan keluarga, yang esensinya untuk meningkatkan kualitas terhadap manusia Indonesia sebagai agenda prioritas kelima dalam Nawacita. “ pembentukan Kampung KB untuk membumikan kembali program kependukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga, guna mendekatkan pelayanan kepada keluarga- keluarga  dan mengimplementasikan 8 fungsi keluarga, mengintegrasikan lintas sector dalam memberikan pelayanan kepada keluarga, membangun rasa memiliki keluarga dan masyarakat terhadap program pembangunan serta membangun Indonesia dari pinggiran dengan memberikan perhatian kepada daerah dan desa dalam kerangka NKRI,” jelasnya. (Rhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *