Bupati Markum : Cegah Corona, ASN Keerom Hindari Berjabat Tangan

0
415

KEEROM, Reportasepapua.com- Sesuai keputusan Presiden RI bahwa setiap daerah harus mengambil langka- langka pencegahan terkait adanya kasus Virus Corona- Covid -19 di Indonesia, karena di beberapa daerah maupun provinsi di Indonesia sudah ada yang terjangkit virus tersebut. Sehingga diharapkan Kabupaten Keerom dan Provinsi Papua tetap aman dan tidak ada virus Corona- Covit- 19.

Hal itu dikatakan Bupati Keerom MUH Markum, SH.MH.MM dalam arahanya pada apel pagi ASN dihalaman Kantor Bupati Keerom, Senin (16/3).

“ kalau kita lihat bahwa ASN di daerah lain telah bekerja dirumah masing- masing, tapi kita di Keerom masih bekerja seperti biasa di kantor. Kita masih menunggu pemerintah atasan Provinsi Papua dalam hal ini Gubernur Papua,”ujar Markum.

Dengan adanya pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom tetap mengedepankan hal itu, terutama pelayanan kepada masyarakat.

Disamping itu, untuk mencegah virus Corona atau Covid- 19 alankah baiknya menghindari dengan berjabatan tangan yang selama ini dilakukan pada saat bertemu. Hal ini lebih baik dihindari dan lebih baik dengan cara lain seperti hormat atau angkat tangan. “ hindari kontak fisik, cuci tangan dengan sabun. Ini salah satu mencegah adanya virus Corona atua Covid -19 di Kabupaten Keerom,”lanjut Markum.

Bahkan semalam, telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Lintas Sektor baik itu OPD, TNI dan Polri yang ada di Kabupaten Keerom dalam menindaklanjuti pembentukan tim gugus sesuia surat edaran Presiden dan Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) serta hasil konferensi press oleh Kepala BNPP Pusat.

Untuk itu Bupati Keerom meminta seluruh ASN di Kabupaten Keerom untuk mengantisipasi secara dini terkait pencegahan Corono atau Covid- 19 di Kabupaten Keerom. seperti menggunakan Masker, mencuci tangan, menjaga pola hidup sehat dengan cara berolahraga dan lain sebagainya. “ setiap kantor, sekolah, bus disiapkan pencuci tangah. Semua itu agar dapat menghindari virus coronoa atau Covit -19 di Kabupaten Keerom,”pungkasnya. (Rhy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here