KEEROM, REPORTASEPAPUA. COM – Bupati Kabupaten Keerom MUH Markum membagikan Kartu Keluarga Sejahtera(KKS) untuk masyarakat penerima bantuan Sembilan Bahan Pokok (Bapok) sebanyak 2.400 keluarga di Kabupaten Keerom. dalam pembagian Kartu Keluarga Sejahterah (KKS) melalui Bank Mandiri.

Hal itu diungkapkan, Bupati Keerom MUH Markum, SH.MH.MM pada saat menyerahkan Kartu Keluarga Sejahterah (KKS) bagi warga penerima bantuan Sembako di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Arso 2, Kampung Yuwanaian Arso 2, Distrik Arso, Kab Keerom, Senin (4/5).

Akan tetapi jumlah penerima bantuan Sembako  kepada masyarakat Kabupaten Keerom sebanyak 8.147, akibat Dampak Covid- 19 dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, yang bekerjasama dengan Bank Mandiri.

“ Kartu Keluarga Sejahterah (KKS) penerima bantuan Sembako yang telah kami serahkan kepada masyarakat sebanyak 2.400 keluarga. Yang sisanya masih dalam proses. kepada masyarakat penerima bantuan sembako yang telah memiliki KKS bisa digunakan pembelian Sembako untuk kebutuhan sehari- hari,”ujar Markum.

Oleh karena itu, penerima bantuan Sembako dari Kementerian Sosial RI kepada masyarakat Keerom sebanyak 8.147 keluarga. Pemberian bantuan sembako kepada masyarakat akibat dampak Covid- 19, sehingga pemerintah memberikan bantuan untuk masyarakat, melalui Kartu Keluarga Sejahterah (KKS).

“Pemberian Sembako bagi penerima berdasarkan peraturan Presiden, Kementerian Lembaga, Gubernur hingga Bupati/ Walikota se- Indonesia, sehingga pada saat ini pemerintah daerah menyalurkan Sembako kepada penerima bantuan,” Ungkapnya.

“ini harus dilakukan, tetapi harus diberikan dalam bentuk sembako. Tapi nilai yang diterima dari Kementerian Sosial RI melalui Kartu Keluarga Sejahterah (KKS) yang dikeluarkan oleh Bank Mandiri dapat dibelanjakan Sembako,” Sambungnya.

Selain itu juga Bupati Keerom juga menyerahkan masker di Kampung Yuwanaian Arso II , Kampung Asyaman Swakarsa dan Kampung Bobiyosi. Sehingga jumlah masker yang diberikan untuk tiga kampung sebanyak 7.470 lembar.

“ Pemberikan Masker ini dapat mencegah masuknya virus Corona (Covd- 19), sehingga masyarakat wajib menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, jaga jarak minimal satu hingga dua meter, Hindari keramain dan tinggal dirumah. Apabila ini diterapkan oleh masyarakat saya yakin mata rantai penyebaran Covid- 19 tidak akan masuk,”pungkasnya.

Kepala Cabang Pembantu (KCP) Bank Mandiri Riko Jogi Patrus Pasaribu mengatakan, mulai hari ini Bank Mandiri Keerom menyalurkan  kartu keluarga sejahterah (KKS) bagi pemerima bantua akibat dampak Covid- 19 di Kab Keerom sebanyak 2.400. “ Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial RI telah menargetkan kepada Bank Mandiri penyalurkan KKS paling lambat 31 Mei semua telah tersalurkan kepada penerima,”ujarnya. (Rhy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here