Selasa, September 21, 2021

BRI Salurkan Bantuan 5.000 Kacamata di Papua

JAYAPURA, Reportasepapua.com – Dalam rangka menumbuhkan gerakan gemar membaca pada pelajar di Indonesia, Bank BRI menyalurkan bantuan 5.000 kacamata guna membantu pelajar yang kesulitan membaca karena memiliki masalah pada mata.

Bantuan ini merupakan salah satu bentuk implementasi Program Indonesia Cerdas Bank BRI atau program bina lingkungan “BRI Melihat Dunia” di bidang pendidikan yang bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa, penyerahan bantuan ini dilakukan oleh Bapak R. Widyo Pramono dan Ibu Rofikah Rokhim sebagai Komisaris Independen Bank BRI.

Pemimpin Wilayah BRI Jayapura, Darwaji mengatakan pemberian bantuan pemeriksaan mata dan pengadaan kacamata gratis bagi pelajar itu diluncurkan saat peringatan Hari Ulang Tahun Ke-125 Bank BRI tahun 2020.

“Program yang dinamakan BRI Melihat Dunia ini dilaksanakan serentak oleh 19 kantor wilayah Indonesia yang ditargetkan untuk 5.000 pelajar mulai dari SD, SMP, dan SMA sederajat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” kata Darwaji, Kamis (19/11).

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk pelaksanaan Program BRI Melihat Dunia Kanwil BRI Jayapura, ada sebanyak 150 pelajar SD, SMP, dan SMA sederajat di 5 unit kerja pelaksana.

“Khusus untuk Kanwil BRI Padang, unit kerja pelaksana programnya kami fokuskan di tiga unit ini yaitu di KC BRI Jayapura, KC BRI Abepura, KC BRI Sentani, KC BRI Merauke, dan KC BRI Manokwari,” ucapnya.

Ia menyebutkan, kriteria penerima bantuan tersebut yaitu pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu atau pelajar yang berprestasi baik secara akademis maupun nonakademis.

“Selain itu, pelajar penerima bantuan telah melalui serangkaian seleksi dari sekolah dimana pelajar tersebut belum pernah menerima bantuan sejenis,” terang Darwaji.

Untuk mendapatkan kacamata tersebut BRI bekerja sama dengan toko optik setempat, yang kemudian siswa memeriksakan matanya pada optik tersebut dan 2-3 hari kemudian sudah bisa diambil kacamatanya.

Kegiatan ini sudah berjalan mulai tanggal 10-12 November di Merauke tahap pertama adalah pemeriksaan, kemudian tanggal 19 November adalah proses penyerahan kacamata. (Redaksi)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

[td_block_social_counter facebook=”tagdiv” twitter=”tagdivofficial” youtube=”tagdiv” style=”style8 td-social-boxed td-social-font-icons” tdc_css=”eyJhbGwiOnsibWFyZ2luLWJvdHRvbSI6IjM4IiwiZGlzcGxheSI6IiJ9LCJwb3J0cmFpdCI6eyJtYXJnaW4tYm90dG9tIjoiMzAiLCJkaXNwbGF5IjoiIn0sInBvcnRyYWl0X21heF93aWR0aCI6MTAxOCwicG9ydHJhaXRfbWluX3dpZHRoIjo3Njh9″ custom_title=”Stay Connected” block_template_id=”td_block_template_8″ f_header_font_family=”712″ f_header_font_transform=”uppercase” f_header_font_weight=”500″ f_header_font_size=”17″ border_color=”#dd3333″]
- Advertisement -

Latest Articles