Biadab Kejam, Separatis di Kabupaten Nduga Kembali Tembak Satu Prajurit Gugur di Pos Yallet 755 Mbua

0
245

JAYAPURA,REPORTASEPAPUA.COM –  Satu Aparat TNI Gugur Ditembak Oleh Kelompok Kriminal Bersenjata Organisasi Papua Merdeka Pimpinan Egianus Kogoya, Dimana Terjadi Kontak Senjata Antara Aparat Yang Berada Di Pos Yalet 755 Mbua, Dengan Kelompok Bersenjata Selasa Dini Hari Tadi.

Sementara Itu Hingga Saat Ini Tim Gabungan Tni Polri Yang Berjumlah 150 Personel Yang Berangkat Dari Wamena Belum Mencapai Lokasi Distrik Yigi Karena Dihadang Kelompok Bersenjata Di Mbua.

Wapendam 17 Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi Saat Ditemui Media Menjelaskan Saat Aparat Gabungan Tni Polri Tiba Di Pos Yalet 755 Distrik Mbua, Mereka Mendapati Satu Tni Telah Gugur Dan Satu Terkena Luka Tembak, Sehingga Aparat Gabungan Yang Awalnya Akan Menuju Ke Distrik Yigi Tempat Pembantaian Langsung Melakukan Fokus Penyelamatan Korban Tembak Ini.

” Saat Ini Aparat Gabungan Masih Berada Di Pos 755 Yalet Distrik Mbua Mengamankan Lokasi Pos Yang Mendapat Serangan Kkb – Opm, Sambil Menunggu Intruksi Untuk Melanjutkan Ke Lokasi Pembantaian Yang Masih Sekitar 2 Jam Lagi Memakai Kendaraan,” Tegasnya.

Korban tni yang gugur belum diketahui nama dan pangkatnya karena koneksi signal,  dan rencananya akan dievakuasi menggunakan helikopter tni ke wamena dan selanjutnya ke jayapura.

Hingga berita ini diturunkan 31 jenasah pekerja belum ditemukan karena a[parat masih berusaha memasuki wilayah yang sangat sulit dimana berada di atas ketinggian 2000 kaki, dan juga mempunyai cuaca yang ekstream.

Diberitakan sebelumnya sebanyak 31 pekerja bumn pt istaka karya diduga tewas dibantai oleh kelompok organisasi papua merdeka wilayah nduga egianus kogoya, pada sabtu 1 desember kemarin, dimana ke 31 pekerja ini sedang bekerja membangun jembatan yigi yang merupakan proyek trans papua yang digagas presiden jokowi.

Tak berperikemanusaan dan tak ada hati sangat tega mereka menghabisi 31 pekerja yang berniat membangun jembatan dan jalan guna membuka keterisolasian warga papua.(redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here