NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo
APBD 2020 Keerom Mulai Dibahas – Reportase Papua

APBD 2020 Keerom Mulai Dibahas

banner 120x600

KEEROM, REPORTASEPAPUA. COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab Keerom bersama Pemda Kab Keerom mulai membahas bersama terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun 2020, melalui Sidang Paripurna masa Sidang ke III DPRD Keerom Tahun 2019 di Ruang Sidang DPRD Keerom, Senin (25/11) sore hari.

Dalam pidato Ketua DPRD Kabupaten Keerom Bambang Mujiono, SE mengemukakan, pelaksanaan Sidang Paripurna DPRD Kab Keerom tentang rancangan APBD Tahun 2020, bahwa Pemda Kab Keerom telah menyampaikan rencana kerja Pemda sebagai gambaran umum struktur APBD Tahun Anggaran 2020, baik dari sisi belanja, penerimaan, pembiayaan maupun pengeluaran. Sehingga anggaran yang ada DPRD Kab Keerom akan mengkritisi struktur pendapatan dari sisi belanja dan hal- hal yang menjadi kebijakan daerah.

Disamping itu, yang paling utama penyelenggaraan belanja pemerintah urusan wajib agar hendaknya diprioritaskan untuk melindungi dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dalam upaya memenuhi kewajiban daerah yang diwujudkan dalam bentuk peningkatan pelayanan dasar standar pelayanan maksimal yang telah ditetapkan. Dengan memperhatikan sumber asumsi dasar dalam pelayanan APBD Tahun Anggaran 2020.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Keerom Bambang Mujiono, SE pada kesempatan itu.Selain itu, dalam agenda pembangunan 5 tahun harus sesuia dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kab Keerom guna menyelanggarakan pemerintahan maupun pelaksanaan pembangunan . semua itu untuk meningkatkan dan percapatan akses masyarakat terhadap pelayanan pendidikan, kesehatan, ekonomi, insfastruktur dan lain sebagainya.

Sementara itu Bupati Keerom MUH Markum, SH.MH.MH menjelaskan, target pendapatan daerah Tahun 2020 sebesar Rp. 1.047.203.116.279,60, yang bersumber dari kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya 3,22%. Sedangkan pendapatan daerah yang sah terhadap bagi hasil pajak provinsi Papua sebesar 24,05 %.

Hal itu terlihat bahwa tingkat kemandirian Pemerintah Daerah Kab Keerom masih tergantung yang cukup besar dari Pemerintah Pusat. (Rhy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *