NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo
Anak Adat Jayawijaya : Anak Muda Jangan Terpengaruh Isu Menyesatkan dan Ajakan Menjadi Penjahat – Reportase Papua

Anak Adat Jayawijaya : Anak Muda Jangan Terpengaruh Isu Menyesatkan dan Ajakan Menjadi Penjahat

banner 120x600

WAMENA, REPORTASEPAPUA.COM – Tokoh Masyarakat Kabupaten Jayawijaya Alex Silo Sukarno Doba menghimbau untuk masyarakat Kabupaten Jayawijaya tetap tenang dan tolak segala bentuk Isu-isu dan Berita Hoax yang berkembang.

“Sebagai Anak asli Baliem Alex Silo Sukarno Doba mengatakan kepada pemerintah Provinsi Papua dan Kepala Daerah di Kabupaten/kota untuk meningkatkan wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan bela negara kepada generasi muda Papua, agar tak mudah terprovokasi oleh isu-isu perpecahan bangsa ini,” Tegasnya.

Ia mengaku Bela negara seharusnya sudah mulai dilakukan sejak anak-anak di bangku sekolah dasar. Apalagi belakangan ini sekelompok orang mulai menyebarkan isu mendukung aksi unjuk rasa hingga menimbulkan perpecahan. Kami secara tegas menolak sejumlah aksi unjuk rasa yang menggunakan simbol radikal separatis.

“Sekarang Kabupaten Jayawijaya mulai kondusif, setelah kejadian tanggal 23 September 2019 Kota Wamena dibuat hancur oleh sekelompok orang yang tidak menghargai adat istiadat orang Papua merusak, membakar, fasilitas umum dan memprovokasi masyarakat dengan berita hoax hingga menimbulkan korban jiwa,” Tuturnya.

“Kami selaku tokoh masyarakat Kabupaten Jayawijaya mendukung adanya penegakkan hukum yang dilakukan oleh aparat keamanan untuk menjaga Kabupaten Jayawijaya agar tetap aman, mereka sangat merasahkan masyarakat sehingga membuat lambatnya pembangunan di Kabupaten Jayawijaya,” Tambahnya.

Kepada Generasi Papua untuk tidak terpengaruh dengan ajakan kelompok tertentu yang merusak masa depan Papua. Tugas kalian belajar dan menuntut ilmu sebanyak-banyaknya mencari pengalaman dan kembali membangun Tanah Papua untuk masa yang akan datang. (REDAKSI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *