Akses Jalan dan Fasilitas Kelistrikan Venue Paralayang Belum Rampung

0
172

Jayapura, Reportasepapua.co.id – Pansus PON XX dan PPN XVI Papua tahun 2021 dalam kunjungannya di venue paralayang di kampung buton, masih menemukan pekerjaan yang belum rampung yaitu pekerjaan akses jalan ke atas venue paralayang dan juga jaringan kelistrikan. Ketua Pansus PON XX Jack Komboy berharap pengerjaan jalan di venue paralayang agar bisa diselesaikan lebih cepat dari target yang ada, mulai dari pengerjaan jalan dan instalasi listrik.

“Tadi kita sudah ke venue paralayang, saya berharap bisa selesai dikerjakan sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. Pekerjaan ini direncanakan akan selesai tanggal 23 September 2021 ini, proses ini segera dilakukan karena event makin hari makin dekat,” kata Kamasan Jack Komboy pasca meninjau Venue Paralayang, Jumat (17/9).

Jack mengapresiasi pekerjaan jalan oleh PUPR, namun diharapkan agar bisa selesai lebih cepat dari target yang direncanakan. Pansus PON XX sempat bertemu dan berdiskusi dengan pihak PLN, perihal instalasi listrik, diketahui kurangnya komunikasi antara PB PON XX, Disorda Provinsi Papua dengan pihak PLN. Alhasil fasilitas instalasi jaringan listrik mengalami kendala.

“Tadi sempat kita berpapasan dengan mereka dari pihak PLN dari hasil diskusi kita temukan bahwa masih kurangnya komunikasi antara PB PON, Disorda, terkait pemasangan instalasi listrik di venue – venue. Menurut pihak PLN mereka belum mendapatkan gambaran instalasi yang jelas tentang kebutuhan dari venue itu,” katanya.

Jack menjelaskan seharusnya pengerjaan instalasi listrik sudah selesai, maka diharapkan PB PON XX dan pihak PLN harus terus berkomunikasi agar secepatnya bisa diselesaikan pemasangan instalasi listrik di semua venue. Venue paralayang yang sebelumnya di Klaster Kabupaten Jayapura, sempat berpindah tempat hingga tiga kali, dan venue Kampung Buton menjadi lokasi final cabor ini.

Belum ada kejelasan rincian kebutuhan instalasi listrik di venue paralayang dari pihak PLN. “Diskusi kami tadi bersama PLN menuturkan bahwa mereka belum menerima rincian daya yang dibutuhkan pada venue paralayang ini. Mereka hanya menyebut nilai KVA secara global, maka harus segera dikomunikasikan dari PB PON kepada PLN kebutuhan listrik yang diperlukan,” katanya.

Sementara itu PPTK Pembangunan Sarana Venue Paralayang Mustafa, menambahkan venue yang ditangani oleh PB PON sudah rampung. Akan tetapi, jalan sepanjang venue yang kurang lebih 600 meter belum selesai dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Saat ini, akses jalan masuk terdiri dari timbunan karang urgan, setelah timbunan itu akan ditimbun agregat kasar. Target pengerjaan diberikan waktu sebelum 23 september 2021.

Jalan untuk timbunan karang urgant pilihan ini kurang lebih 300 meter, yang akan selesai minggu ini. Sampai dengan tanggal 17 September 2021, sepanjang kurang lebih dari 300 meter sudah dilakukan penimbunan karang di akses jalan naik venue paralayang. (STELLA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here