31 Pekerja Jembatan Dilaporkan Tewas Dibantai KKB

0
560

Jayapura, Reportasepapua.com – 31 pekerja proyek Istaka Karya yang sedang membagun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga dilaporkan terbunuh saat sedang melakukan pengerjaan 2 jembatan tersebut, Minggu (02/12/2018).

“Informasi yang kita dapatkan dari masyrakat ke 31 pekerja proyek ini dihabisi oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Drs. Ahmad Mustofa Kamal dalam siaran pernnya yang diterima Reportasepapua.com, Senin (03/11/2018).

Dijelaskannya sehari sebelumnya yakni pada tanggal 1 Desember 2018 sekitar pukul 20.30 WIT, Cahyo selaku Project Maneger PT. Istika Karya mendapat telepon dari nomor yang biasa digunakan Jhoni, Koordinator lapangan PT. Istika Karya pengerjaan proyek pembangunan jembatan Habema-Mugi akan tetapi Cahyo tidak paham dengan maksud pembicaraan orang yang menelepon tersebut.

“Cahyo ini nggak ngerti dengan apa yang disampaikan dalam sambungan telpon dari nomor yang biasa digunakan Korlap pembangunan jembatan ini. Jhoni ini terakhir dihubungi itu pada tanggal 30 November lalu sama PPK Satker PJN IV PU Binamarga wilayah Habema-Kenyam Monang Tobing yang melakukan komunikasi melalui” kata Kamal

Sementara itu, informasi dari pos Satgaspamrahwan 755/Yalet di Napua-Wamena bahwa Tanggal 30 November 2018 pukul 04.00 WIT tercatat 1 mobil ran strada dengan supir MS dengan muatan BBM Solar milik PT. Istaka Karya menuju Camp Istaka Karya di Distrik Yigi dengan membawa 5 orang pegawai dan tiba kembali di Wamena pada pukul 18.30 WIT.

Selanjutnya pada tanggal 1 Desember 2018 pukul 02.00 Wit tercatat 2 mobil  menuju ke Camp Distrik  Yigi dengan masing-masing membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya. Pada tanggal 2 Desember 2018, pukul 20.00 Wit 1 mobil Strada kembali ke wamena dan pada hari Senin tanggal 3 Desember 2018 1 mobil Strada kembali lajuran dari Wamena ke Distrik Mbua Kabupaten Nduga.

Dari informasi bahwa 1 mobil strada yang membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya sampai saat ini belum kembali ke Wamena.

Kamal juga menuturkan, setelah mendapat informasi tersebut pada hari Senin tanggal 3 Desember 2018 pukul 15.30 Wit, personil gabungan Polri dan TNI yang dipimpin Kabag Ops Polres Jayawijaya AKP. R.L. Tahapary bergerak dari Wamena menuju Distrik Yigi Kabupaten Nduga, namun saat tiba di kilo meter 46 , tim bertemu dengan salah 1 mobil dari arah Distrik Bua dan menyampaikan untuk tim segera balik karena jalan di blokir oleh Kelompok Kriminal Bersenjata.

“Saat ini kami masih mencari kebenaran dari informasi tersebut  dan personil TNI/Polri telah diterjunakn untuk mengecek informasi tersebut dan selalu siap melakukan evakuasi korban dan menangkap para pelaku” tandas Kamal. (yurie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here